Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jenazah 6 Terduga Teroris Tuban Belum Diserahkan ke Keluarga, Ini Sebabnya

Data primer dan sekunder pembanding harus ada untuk akuntabilitas dan keindentikan obyak yang diperiksa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fatkul Alamy
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Jenazah 6 Terduga Teroris Tuban Belum Diserahkan ke Keluarga, Ini Sebabnya
TRIBUN/HO
Enam terudga teroris ditembak mati petugas Polisi dalam perburuan teroris di Siwalan, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (8/4/2017). Satu diantara terduga teroris telah diamankan pihak Kepolisian setelah mereka melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya di jalanan. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Surya Fatkul Alamy

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Enam jenazah terduga teroris yang ditembak mati di Tuban belum bisa diserahkan ke keluarga. Keenam jenazah masih di ruang DVI RS Bhayangkara Polda Jatim, Selasa (11/4/2017) hingga pukul 10.45 WIB.

Tim forensik Polda Jatim dan Unair Surabaya masih terus melakukan identifikasi.

Ini dilakukan guna pencocokan data pembanding sekunder dan primer terhadap enam jenazah.

"Data primer dan sekunder pembanding harus ada untuk akuntabilitas dan keindentikan obyak yang diperiksa," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera di RS Bhayangkara, Selasa (11/4/2017).

Barung menegaskan, proses identifikasi yang dilakukan tidak ada kendala.

Tapi scientific identivication harus bisa dipertanggungjawabkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hari ini (Selasa, 11/4/2017) dilakukan pencocokan data sekunder dan primer. Kemarin sudah melakukan pengambilan DNA di Semarang," terang Barung.

Mantan Kabid Humas Polda Sulsel ini menuturkan, data sekunder keenam sudah selesai dan tinggal satu orang data primer yang masih dicocokkan.

"Diharapkan secepatnya bisa selesai dan sekarang prosesnya masih berlangsung," cetus Barung. 

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas