Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Akses Jonggol-Cariu Terputus, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Jembatan menjadi menggantung sehingga amat berbahaya bila dilalui kendaraan bemotor termasuk pejalan kaki

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Akses Jonggol-Cariu Terputus, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas
Tribun Lampung/Syamsir
Ilustrasi jembatan putus--Jembatan Lempuyang Bandar yang berada di jalur nasional Jalan lintas tengah, di Terusan Nunyai, Lampung Tengah, ambrol, Selasa (27/1/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Arus lalu lintas di Jalan Raya Jonggol-Cariu, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dialihkan.

Sebab, Jembatan Cipamingkis di Jalan Raya Jonggol Cariu atau tepatnya di RT 3/2 Kamping Jagaita, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol itu terputus.

Informasi yang dihimpun Tribun, peristiwa terputusnya jembatan itu diketahui Kamis (13/4/2017) pukul 23.00 WIB.

Adanya kejadian itu, akses dari Jonggol maupun dari Jariu itu tak bisa dilalui hingga sampai saat ini.

"Jembatan tersebut adalah jembatan penghubung vital pada jalur poros tengah timur," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, kepada wartawan melalui pesan singkat, Jumat (14/4/2017).

Yusri mengatakan, kendaraan bermotor maupun pejalan kaki tak diperbolehkan melintasi jembatan itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, penyangga jembatan sudah terkikis sehingga bisa ambruk sewaktu-waktu.

"Jembatan menjadi menggantung sehingga amat berbahaya bila dilalui kendaraan bemotor termasuk pejalan kaki," kata Yusri.

Ia mengatakan, jajaran Polsek Jonggol sudah mengamankan tempat kejadian perkara. Selain itu, kata dia, dilakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan bermotor ke jalur alternatif.

"Kendaraan yang menuju Cariu diarahkan melalui Jalur Cibarusah. Dari Cileungsi dialihkan ke Cikarang dan dari arah Cariu dialihkan ke Loji, Kabupaten Karawang," kata Yusri.

Dikatakan Yusri, Jembatan Cipamingkis terputus diduga akibat arus air sungai deras yang mengikis salah satu tiang penyangga jembatan bagian tengah.

Akibatnya terjadi pergeseran pada tiang penyangga.

Dengan bergesernya tiang penyangga tersebut mengakibatkan jembatan patah pada bagian tengah.

"Tidak ada korban jiwa dalam patahnya jembatan itu," kata Yusri. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas