Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Edan, Selain Terlibat Pembacokan, Pelajar SMP di Surabaya Ini Ternyata Juga Sering Membegal

KNN (16), yang masih pelajar SMP swasta di Surabaya diringkus tim Anti Bandit Polsek Sawahan lantaran kasus pembacokan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Edan, Selain Terlibat Pembacokan, Pelajar SMP di Surabaya Ini Ternyata Juga Sering Membegal
KOMPAS IMAGES
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - KNN (16), yang masih pelajar SMP swasta di Surabaya diringkus tim Anti Bandit Polsek Sawahan lantaran kasus pembacokan.

Pelajar yang tinggal di Jl Keputran Kejambon Surabaya itu ternyata terjerat puluhan kasus kejahatan jalanan.

Tersangka KKN diringkus setelah jadi buron selama satu bulan akibat membacok MNR (14) dan RG (14) dalam aksi tawuran hingga masuk ke rumah sakit.

Kapolsek Sawahan Kompol Yulianto mengatakan, tersangka KNN sudah jadi buron setelah melakukan penganiayaan terhadap korban pada awal April 2017.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka KNN terjerat puluhan kasus 3C (curat, curas, curanmor)," sebut Yulianto, Kamis (27/4/2017).

KNN terlibat aksi kejahatan, antara penjambretan di Jl Kartini, pemerasan bersama rekan -rekannya degan hasil 3 buah HP di Jl Diponegoro, pemerasan Jl Darmo, curas bersama RHN di Jl Mawar, pemalakan bersama Andik di CFD Jl Darmo, dan pemalakan bersama Andik di Fly over Pasar kembang.

"Ternyata tersangka KNN sudah sering terlibat tindak kejahatan," ucap Yulianto.

Rekomendasi Untuk Anda

Kecuali itu, lanjut Yulianto, dari pemeriksaan diketahui KNN pernah ditahan di Polsek Tegalsari atas kasus pengeroyokan dan curanmor.

KNN juga pernah mendekam di sel tahanan Polsek Sukomanunggal dalam kasus curanmor.

Yulianto menuturkan, penganiayaan berawal saat tersangka KNN mengajak tersangka lainnya, DN keliling ke Jl Pandegiling Surabaya dengan berboncengan motor.

"KNN mengajak tersangka DN ikut tawuran dengan anak Jl Kedungdoro Surabaya. Saat itu KNN memberi sebuah parang kepada DN dan jatuh korban MNR (14) dan RG (14) yang luka parah," tutup Yulianto. Fat

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas