Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolresta Barelang: Sweeping Buruh di Pabrik Hanya Ganggu Investasi

Polda Kepulauan Riau akan membantu Polresta Barelang yang mengerahkan 1000 personel untuk pengamanan Hari Buruh atau Mayday.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Setiawan
Editor: Y Gustaman
zoom-in Kapolresta Barelang: Sweeping Buruh di Pabrik Hanya Ganggu Investasi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ribuan buruh dari berbagai elemen memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) dengan turun ke jalan menuju Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (1/5/2016). Dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2016, kaum buruh mengajukan tuntutan menolak upah murah serta pencabutan PP No. 78 Tahun 2015, tentang penghentian kriminalisasi buruh Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Polda Kepulauan Riau akan membantu Polresta Barelang yang mengerahkan 1000 personel untuk pengamanan Hari Buruh atau Mayday.

Kapolresta Barelang AKBP Hengki meminta buruh tidak beraksi anarkis. Polisi tak segan menindak mereka jika dalam unjuk rasa nanti berulah pada Senin (1/5/2017).

"Untuk menyuarakan hak mereka itu wajar saja. Karena sudah tertuang dalam undang-undang. Tetapi harus ada aturan, tidak boleh anarkis dan seenaknya," sebut Hengki, Minggu (30/4/2017).

Ia berharap peringatan Hari Buruh diisi dengan kegiatan positif, seperti olah raga bersama. Tidak perlu ada aksi protes apalagi sampai anarkis. "Kita bisa saja bubarkan jika ada hal anarkis," sambung dia.

Hengki juga meminta agar tidak ada kegiatan sweeping yang dilakukan oleh para buruh. Karena itu hanya mengganggu gelombang investasi saja.

"Jika tidak ada investor yang mau investasi, pekerja mau kerja di mana. Yang rugi kan kita sendiri. Selamat Hari Buruh untuk kita semua," ucap Hengki.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas