Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Empat Wilayah di Sumut Berpotensi Dilanda Badai Angin dan Petir

BMKG Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk berupa badai guntur dan angin kencang yang akan melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara.

Empat Wilayah di Sumut Berpotensi Dilanda Badai Angin dan Petir
Net
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - BMKG Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk berupa badai guntur dan angin kencang yang akan melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara.

"Kami mengeluarkan warning terhadap empat daerah. Keempatnya itu Stabat, Binjai, Medan dan Lubukpakam," kata Kepala Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan, Sabtu (6/5/2017).

Syahnan mengatakan, keempat wilayah itu berpotensi hujan disertai badai guntur. Dari segi cuaca, badai guntur juga diikuti angin kencang.

"Untuk hari ini, hujan akan meluas ke wilayah Langkat, Deliserdang, Tanah Karo dan Simalungun. Kepada warga, kami ingatkan hati-hati saat keluar rumah," ungkap Syahnan.

Hujan diprediksi tidak akan berlangsung lama. Dari data BMKG, hujan deras yang mengguyur Kota Medan ini akan bertahan hingga pukul 14.00 WIB.

"Khusus Deliserdang, kecepatan angin itu 9 knot. Sementara, suhu udara 30,4 celicius. Kota Medan sendiri, kecepatan angin 7 Knot dengan suhu 25,4 celicius," kata dia.

BMKG juga mengimbau warga tidak beraktivitas di bantaran sungai. Sebab, Kota Medan dan beberapa kota lainnya akan diterpa hujan deras disertai badai guntur.

"Dengan intensitas hujan yang cukup tinggi, air sungai sewaktu-waktu bisa saja meluap. Kami minta kepada warga untuk berhati-hati dan sementara waktu tidak beraktivitas di pinggir sungai," beber Syahnan.

Warga juga diminta berhati-hati saat keluar rumah. Sebisa mungkin, lanjutnya, hindari berhenti di bawah pohon-pohon besar.

"Kami khawatir, pohon-pohon yang sudah tua sewaktu-waktu tumbang dan melukai warga. Untuk itu, hindarilah kawasan-kawasan yang memiliki banyak pohon berusia tua," pesan dia.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas