53 SMK di Jawa Timur akan Punya Pusat Perbelanjaan Setara Minimarket
SMKN 1 Pasuruan akhirnya memiliki laboratorium ritel modern secara resmi, Rabu (10/5/2017) pagi.
Editor:
Sugiyarto
TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - SMKN 1 Pasuruan akhirnya memiliki laboratorium ritel modern secara resmi, Rabu (10/5/2017) pagi.
Laboratorium ritel modern ini merupakan hasil hibah dari PT Sumber Alfaria Trijaya (Tbk) atau yang dikenal Alfamart.
Rencananya, laboratorium ini akan dijadikan sebagai sarana praktek business center bagi siswa-siswa SMKN 1 Pasuruan khususnya untuk jurusan manajemen pemasaran.
Regional Manager Corcom PT Sumber Alfaria Trijaya, M Faruq Asrori mengatakan, SMKN 1 Pasuruan ini merupakan salah satu SMK di Jawa Timur yang direkomendasikan untuk kerjasama dengan Alfamart.
"Kami ini punya program Alfamart class. Nah program ini, kami kerjasama dengan SMK - SMK di Jawa Timur yang memiliki jurusan bidang pemasaran," katanya saat ditemui usai kegiatan.
Dia menjelaskan, dalam kerjasama ini, pihaknya akan memberikan teori bagaimana dunia pemasaran itu, praktek lapangan secara nyata, dan masih banyak lagi.
"Kami juga akan jamin bagi mereka yang ingin bergabung dengan Alfamart ada rekomendasi khusus. kami juga hibahkan business center di 53 SMK di Jawa Timur. Semua produk dan barang dari Alfamart termasuk peralatan pendukungnya," jelasnya.
Nah siswa SMK, kata dia, hanya cukup mengelola business center itu. Harapannya, dengan adanya business center , para siswa bisa mempraktekkan langsung manajemen pemasaran dan mengelola minimarket.
"Program ini sudah ada sejak tahun 2015 lalu. Kala itu, kami sudah MoU dengan pak Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Prinsipnya, pak Gubernur mendukung program kami ini, dan berharap ke depannya, semakin banyak SMK yang akan kami beri hibah business center," terangnya.
Kepala Bidang Dikmenjur dan Perti Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Hudiyono menambahkan, pihaknya sangat mendukung program ini.
Sebab, masih ada pihak di bidang usaha yang peduli dengan pendidikan SMK.
"Kami berharap, nanti para pelajar SMK tidak lagi kebingungan. Mereka sudah berkualitas dan terlatih. Lulus SMK, sudah siap kerja, sesuai dengan motto SMK, yakni siap kerja," ungkapnya.
Ia menjelaskan, kurikulum ritel ini bisa menjadi alternatif yang bagus bagi siswa SMK.
Alfamart Class diharapkan mampu meningkatkan kualitas SMK, sekaligus menjadi solusi yang menguntungkan bagi berbagai pihak.
"Arah karirnya pun sudah jelas, lulusan SMK punya pilihan untuk bekerja langsung di industri ritel atau membuka usaha ritel secara mandir," tutup Hudiyono.