Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perempuan Lebih Separuh Abad Kejar Pencuri Burungnya, Begini Akhirnya

Usia melebihi separuh abad tapi tak membuat Puji Suharti putus asa mengejar maling yang menyatroni rumahnya pada Senin (8/5/2017) malam.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Y Gustaman
zoom-in Perempuan Lebih Separuh Abad Kejar Pencuri Burungnya, Begini Akhirnya
Surya/Hanif Manshuri
Tersangka Erik Irawanto ditahan di Polsek Kota Lamongan, Jawa Timur, Selasa (9/5/2017). SURYA/HANIF MANSHURI 

Laporan Wartawan Surya, Hanif Manshuri

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Usia melebihi separuh abad tapi tak membuat Puji Suharti putus asa mengejar maling yang menyatroni rumahnya pada Senin (8/5/2017) malam. 

Warga Kalikapas, RT 01/RW 02, Desa Sidomukti, Lamongan, sebelum kejadian hanya berduaan di rumah dengan perempuan yang usianya jauh lebih tua, Sarni (65).

Belum lama hendak tidur ia mendengar suara ganjil dari halaman rumahnya. Puji mengintip ke luar rumah dari balik jendela kamarnya dan melihat seseorang mengendap-ngendap di pelataran rumahnya.

Tanpa rasa takut sedikit pun, Puji keluar rumah sembari meneriaki orang asing tersebut maling. Ia turut mengejar pelaku meski harus mengambil napas dalam-dalam mengingat usianya sudah 55 tahun.

Saat menghentikan langkahnya, korban mendapati sangkar yang di dalamnya ada burung Murai Batu miliknya berada di bawah pohon sawo.

"Saya sudah tidak kuat mengejar dan kehilangan jejak pelaku," cerita Puji kepada polisi pada Selasa (9/5/2017).

Rekomendasi Untuk Anda

Saat menghentikan langkahnya itu ia bertemu dengan sejumlah orang dan meminta tolong agar membantu melaporkannya ke polisi dengan apa yang dialami.

Tak lama kemudian, petugas datang ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi langsung menyebar dan mencari jejak pelaku.

Diluar dugaan, pelaku bernama Erik Irawanto (20), warga Donorejo, Sumbermanjing, Malang, itu sedang santai ngopi di salah satu warung tak jauh dari rumah korban.

Perkiraan sejumlah anggota polsek tidak meleset, apalagi didukung dengan adanya mobil Toyota Avanza nomor polisi L 1910 QV yang tidak ada orang menjadi bisa petunjuk polisi.

Setelah dilidik, akhirnya sang pemuda itu mengakui mobil itu miliknya. Saat ditanya identitasnya, pemuda ini mengaku sebagai pencuri burung.

"Penyidik masih mengembangkan penyelidikan terkait siapa pemuda ini di alamat rumahnya di Malang," kata Kapolsek Kompol Slamet Suryanto.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas