Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan PSK Ini Jual Keponakan Dijadikan PSK karena Mau Tebus Motor

Intan dijanjikan uang Rp 1 juta untuk setiap anak yang dibawanya ke rumah bordir tersebut

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mantan PSK Ini Jual Keponakan Dijadikan PSK karena Mau Tebus Motor
Tribun Lampung/Wakos Gautama
Sutinah alias Intan alias Tina (kanan), mendekam di jeruji besi Polsek Panjang. Perempuan asal Banyumas, Jawa Tengah ini, ditahan karena kasus perdagangan orang 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Sutinah alias Intan alias Tina (40), mendekam di jeruji besi Polsek Panjang. Perempuan asal Banyumas, Jawa Tengah ini, ditahan karena kasus perdagangan orang.

Ada empat korban yang sudah dijual Intan di rumah bordir.

Semua korbannya masih berusia di bawah umur, bahkan salah satu korbannya adalah keponakan Intan.

Intan mengatakan, awalnya dihubungi oleh temannya semasa menjadi pekerja seks komersial (PSK) di eks lokalisasi Pemandangan.

Sang teman meminta dicarikan anak baru gede (ABG) untuk dijadikan PSK di rumah bordir milik Wito di eks lokalisasi Pemandangan.

Intan dijanjikan uang Rp 1 juta untuk setiap anak yang dibawanya ke rumah bordir tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada saat bersamaan, keponakannya berinisial MS meminta dicarikan pekerjaan.

Intan membohongi MS dan pura-pura menawarkan pekerjaan di rumah makan di Jakarta.

Keponakan berinisial MS ini menerima tawaran itu lalu Intan mencari orang lain sehingga mendapatkan tiga remaja lainnya.

Mereka lalu berangkat bersama Intan ke Lampung tempat lokalisasi Wito.

“Saya tipu mereka. Saya bawa ke rumah bordir bukan ke rumah makan,” ujarnya, Senin (15/5/2017).

Setelah itu, Intan dibayar Rp 5 juta oleh Wito.

Intan melakukan hal tersebut karena butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya butuh uang untuk bantu suami dan tebus motor yang digadai,” paparnya.

Intan pernah menjalani profesi sebagai PSK di eks lokalisasi Pemandangan.

Ia memutuskan berhenti lalu pulang kampung ke Banyumas.

Di kampung halamannya, Intan bekerja sebagai penumpul barang rongsok.

Penghasilan itu tidak mencukupi. Itulah alasan Intan akhirnya menerima tawaran untuk mencarikan ABG sebagai PSK.

“Saya baru sekali ini cari-cari perempuan untuk dijadikan PSK,” ucapnya.

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas