Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sukria Cabuli Murid Ngajinya, Pulangnya Dikasih Duit Rp 1.000

Warga Jalan Pelita I, Gang Buntu, Medan Perjuangan, Medan mendadak mengepung satu rumah yang ada di pojok gang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sukria Cabuli Murid Ngajinya, Pulangnya Dikasih Duit Rp 1.000
Tribun Medan/Array Argus
Sukria Citra, guru ngaji yang diduga mencabuli balita berusia 4 tahun berinisial YN saat akan diboyong petugas dari lokasi kejadian di Jl Pelita I, Gang Buntu, Kecamatan Medan Perjuangan, Medan, Senin (15/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Warga Jalan Pelita I, Gang Buntu, Medan Perjuangan, Medan mendadak mengepung satu rumah yang ada di pojok gang.

Warga marah dan berusaha memukuli Sukria Citra (32) yang merupakan guru ngaji. Usut punya usut ternyata Sukria diduga mencabuli bocah berusia 4 tahun berinisial YN.

"Anak saya dicabulinya tadi pagi sekitar jam sepuluh (10.00 WIB). Dia sempat memberi anak saya uang Rp1.000," kata Yusuf (26), orangtua korban, Senin (15/5/2017) siang.

Yusuf mengatakan, awalnya YN pulang ke rumah sembari membawa uang pecahan Rp 500. Ketika ditanya, YN mengaku diberi uang oleh Sukria, dan dipaksa membuka celana dalam.

"Anak saya bilang, kemaluannya dicolok dengan jari oleh pelaku. Terus saya cari dia (Sukria)," ungkap Yusuf dengan nada geram.

Kabar ini lantas menyebar di kalangan warga. Spontan, warga berkumpul dan berusaha menghakimi Sukria yang tampak diamankan di satu rumah tak jauh dari rumah sewanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari pantauan Tribun-medan.com, polisi berupaya keras menghalau warga yang hendak masuk ke dalam rumah tempat Sukria ditangkap polisi. Di depan rumah, banyak anak-anak muda yang bersiap menghakimi pelaku.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas