Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

2 Bandit Korban Amuk Massa Kritis di Rumah Sakit Haji Sukolilo

Dua bandit jalanan babak belur dan kini tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya. Mereka kepergok mencuri motor di Keputih Sukolilo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in 2 Bandit Korban Amuk Massa Kritis di Rumah Sakit Haji Sukolilo
net/google
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Surya, Fatkul Alamy 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Dua bandit jalanan babak belur dan kini tidak sadarkan diri di Rumah Sakit Haji Sukolilo Surabaya. Mereka kepergok mencuri motor di Keputih Sukolilo Surabaya, Selasa (30/5/2017) malam.

Warga kawasan padat penduduk itu mengeroyok dua bandit ketika ketahuan tengah mencuri motor di sebuah rumah kos. Saat pelaku beraksi, sejumlah warga yang tahu meneriaki keduanya, "maling."

Warga yang marah, lantas mengepung keduanya. Setelah tertangkap, kedua pelaku langsung dihajar warga beramai ramai hingga babak belur.

Kedua pelaku nyawanya bisa selamat, setelah petugas Reskrim Polsek Sukolilo yang mendapat laporan segera datang ke lokasi dan mengamankan kedua pelaku dari amukan massa.

Sejumlah petugas lalu membubarkan warga. Sedangkan kedua pelaku yang kondisinya kritis, segera dilarikan ke Rumah Sakit Haji Sukolilo untuk mendapatkan pertolongan.

Polisi juga mengamankan motor milik pelaku yang dirusak warga.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolsek Sukolilo Kompol Ibrahim Gani mengatakan, pihaknya masih fokus terhadap kedua pelaku yang kritis dan mendapatkan perawatan intensif di ruang RS Haji Sukolilo. Hingga saat ini, kedua pelaku belum sadarkan diri.

"Kedua pelaku cedera parah di bagian kepala dan tubuhnya. Sampai saat ini belum sadarkan diri. Belum bisa kami mintai keterangan," sebut Ibrahim.

Ibrahim menuturkan, informasi awal salah seorang pelaku diketahui bernama Rudiyanto (20), asal Dusun Krasan, Desa Bunajhi, Bangkalan Madura. Namun, satu pelaku lainnya hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

"Mudah-mudahan kedua pelaku segera sadarkan diri. Sebab kami butuh keterangan keduanya untuk melengkapi proses penyidikan," papar Ibrahim.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas