Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Belum 4 Tahun, Bocah di Bandung Ini Sudah Lihai Main Inline Skate

Pipi chubby, senyum sumringah terlihat di wajah Agnia Firda Azzahra (4) ketika berseluncur mengenakan sepatu roda di area Taman Saparua

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Belum 4 Tahun, Bocah di Bandung Ini Sudah Lihai Main Inline Skate
puspa gusti/tribun jabar
Agnia Firda Azzahra (4) bermain sepatu roda di Tapangan Saparua Bandung, Minggu (4/6/2017) pagi. 

Laporan wartawan Tribun Jabar - Puspagusti

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pipi chubby, senyum sumringah terlihat di wajah Agnia Firda Azzahra (4) ketika berseluncur mengenakan sepatu roda di area Taman Saparua, Jl Saparua No 1 Bandung, Sabtu(4/6/2017) pukul 09.30 WIB.

Ia begitu piawai meluncur dari berbagai sudut taman, lengkap mengenakan helm sepeda berwarna pink.

Sesekali ia tersenyum kepada ibunya, Cucu Nurlaelasari (32), yang sedang duduk di samping taman.

Ara tampak percaya diri, ia mampu melewati tiga kali putaran taman.

Tidak sendiri, ia didampingi ayahnya Dani Sujani (42).

"Awalnya Ara otodidak meminjam sepatu roda kakaknya, hanya belajar di atas karpet," ujar Dani Sujani, asal Kota Banjar.

Rekomendasi Untuk Anda

Ara belajar secara otodidak sejak usia tiga tahun setengah.

"Baru enam bulan yang lalu Ara mulai sering latihan," tambah Cucu Nurlaelasari.

Baru beberapa bulan berlatih, dia langsung mendapat tawaran masuk klub Inline Skate di Kota Bandung.

Namun, kedua orangtua Ara belum mengiyakan ajakan bergabung klub yang rata-rata berisi atlet Inline Skate Kota Bandung itu.

"Iya waktu itu pernah ditawari sama Balance Inline Skate Academy sewaktu ada kejuaraan Inline Skate di Lapangan Saparua Bandung, cuma maaih belum diizinkan aama ayahnya," ujar Cucu Nurlaelasari.

Dani mengaku ia dan istrinya tidak akan memaksa Ara untuk menjadi Atlet.

"Tidak pernah memaksa, kalau kami dukung saja," tambah Dani.

Cucu Nurlaelasari, yang sehari-harinya berjualan kupat tahu di daerah Ciumbuleuit menambahkan, ia dan suaminya hanya bisa mengajak anaknya latihan setiap sore.

Hal itu karena pagi harinya ia berjualan dari pukul 06:00-11:00 WIB.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas