Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ular Piton Sepanjang Tiga Meter Sembunyi di Eternit Rumah Warga

Warga RT 41 RW 7 Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta digemparkan dengan penemuan seekor ular piton berukuran sekitar 3 meter, Selasa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Ular Piton Sepanjang Tiga Meter Sembunyi di Eternit Rumah Warga
Tribun Jogja
Eternit milik salah satu warga RT.41 RW.7 Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta tempat ditemukannya seekor ular piton berukuran sekitar 3 meter, Selasa (6/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Warga RT 41 RW 7 Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta digemparkan dengan penemuan seekor ular piton berukuran sekitar 3 meter, Selasa (6/6/2017) pagi.

Ular tersebut bersembunyi di eternit rumah warganya yang bernama Semilah.

Muh Nawawi (51), Ketua RT 41 sekaligus tetangga dari Semilah mengatakan, dia kaget setelah tetangganya tersebut teriak-teriak pagi tadi.

Dari penuturan Semilah kepadanya, penemuan bermula saat tetangganya tersebut akan menaruh makanan di depan rumah.

Ketika itu, Semilah mendapati emperan rumahnya banyak terdapat kotoran dari atas eternit.

"Saya kaget ada teriakan dari Semilah yang teriak 'ulo-ulo' gitu. Saya yang tinggal di depan rumahnya langsung keluar melihat ada ular di eternitnya. Kelihatan buntutnya di eternit itu, saya langsung manggil warga," katanya.

Ular Piton 3 Meter_1
Eternit milik salah satu warga RT 41 RW 7 Notoprajan, Ngampilan, Yogyakarta tempat ditemukannya seekor ular piton berukuran sekitar 3 meter. TRIBUN JOGJA/PRADITO RIDA
Rekomendasi Untuk Anda

Setelah itu warga berkumpul dan mencoba menangkap ular tersebut dengan menarik ekornya.

Namun warga kesulitan karena kepala sang ular berada di eternit di dalam kamar mandi.

"Tadi ada banyak orang, tapi hanya tujuh orang yang ikut menangkap ular-ular. Prosesnya sulit karena ular kepalanya sampai di dalam kamar mandi, dan harus menjebol eternit," jelasnya.

Baca: Amadeus Tempat Prostitusi Pekerjakan Anak di Bawah Umur Digerebek Polisi Jepang

Ia menambahkan, saat proses penangkapan ada salah satu warga yang tergigit ular tersebut saat berusaha memegang kepalanya.

Karena merasa kesulitan akhirnya Nawawi memanggil Antok, seorang karyawan di daerah Ngabean untuk membantu.

"Tadi ada yang keliru megang kepala ularnya jadi mbalik dan menggigit jari salah satu warga, untung bisa ditarik. Sekitar 1 jam dan dibantu Pak Antok, ular bisa ditangkap dengan menjebol eternit," imbuhnya.

Menurut Nawawi, kejadian seperti ini baru pertama kali ini dialami oleh warganya.

"Diperkirakan bobot ular sekitar 10 kilogram dengan panjang kurang lebih 3 meter," katanya. (tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas