Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Perusahaan di Sleman Dilaporkan Tak Mau Bayar THR Karyawannya

Posko Pengaduan THR yang dibuat oleh Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) hari ini mendapat dua laporan terkait perusahaan yang enggan membayar THR.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dua Perusahaan di Sleman Dilaporkan Tak Mau Bayar THR Karyawannya
Tribun Jogja/Ikrar Gilang Rabbani
Perwakilan serikat pekerja saat melapor ke Aliansi Buruh Yogyakarta pada Minggu (11/6/2017) terkait ketidakpatuhan pembayaran THR oleh perusahaan tempat bekerja. TRIBUN JOGJA/IKRAR GILANG RABBANI 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Ikrar Gilang Rabbani

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibuat oleh Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) hari ini, Minggu (11/6/2017) mendapat dua laporan terkait perusahaan yang enggan membayarkan THR kepada para pekerjanya.

Sekretaris Jenderal (Sekjend) ABY Kirnadi menerima langsung perwakilan para buruh dari dua perusahaan berdomisili di Sleman.

Keduanya melaporkan perusahaan yang tidak membayarkan THR dan diduga melakukan PHK sepihak.

Menurutnya, tahun ini diperkirakan terjadi peningkatan ketidakpatuhan perusahaan dalam pembayaran THR.

Hal tersebut dilihat sejak dibukanya posko pengaduan pada awal bulan Juni, sudah masuk empat laporan.

Baca: Misteri Sketsa yang Dibuat Agus Arnawa Sebelum Membunuh Nenek Buyutnya

Rekomendasi Untuk Anda

"Ada peningkatan ketidakpatuhan pembayaran dan rata-rata ada PHK, padahal PHK harus ada ketetapan di pengadilan,' ujar Kirnadi, Minggu (11/6/2017).

Sejauh ini yang telah melapor adalah karyawan dari perusahaan lokal berbasis di Sleman dan Kota Yogyakarta.

Adapun di tahun 2016, ABY menerima enam aduan terkait ketidakpatuhan pembayaran THR.

"Kesemuanya bisa diselesaikan walau pembayarannya ada yang telat," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas