Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Difabel Otak Sindikat Pencurian Alat Berat Ditembak

AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, pria penyandang difabel adalah otak pelaku pencurian.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pria Difabel Otak Sindikat Pencurian Alat Berat Ditembak
Tribun Medan/Array Anarcho
HN, pria penyandang difabel yang ditembak petugas Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut karena terlibat pencurian alat berat, Kamis (13/7/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -  Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara menembak satu dari tiga anggota sindikat pencurian alat berat di beberapa daerah Sumatera Utara.

Mirisnya, pelaku yang ditembak berinisial HN (47) warga Samosir ini merupakan penyandang difabel.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, pria penyandang difabel adalah otak pelaku pencurian.

HN dan dua rekannya, RM warga Siantar dan FS warga Samosir sudah berulangkali mencuri alat berat.

"Target pencuriannya adalah alat-alat berat yang tengah mengerjakan proyek. Untuk kasus ini, sudah ada dua laporan di Humbahas dan Simalungun," kata Faisal, Kamis (13/7/2017) di RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Faisal mengatakan, pihaknya masih mengecek laporan lain yang melibatkan ketiga tersangka.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk tersangka HN, katanya, ditangkap di Kawasan Industri Medan (KIM).

"Tersangka ini melawan saat ditangkap sehingga diberikan tindakan tegas," pungkas Faisal. Saat tersangka HN diturunkan dari dalam mobil, pria paruh baya ini menjerit kesakitan.

Namun, petugas yang menangkap tersangka menggotongnya ke dalam ruang IGD. Sesampainya di dalam ruang IGD, kaki kanan tersangka yang ditembak petugas lantas diobati.(Ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas