Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Imran Rangkul Anak dan Istri Saat Penahanannya Ditangguhkan

Jika ada yang meminta penangguhan, penyidik pasti akan mempertimbangkan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Imran Rangkul Anak dan Istri Saat Penahanannya Ditangguhkan
Tribun Manado/Nielton Durado

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNNEWS.COM,  MANADO - Ketika keluar dari ruang tahanan Polda Sulut, Sabtu (22/7) Imran langsung merangkul anak dan istrinya.

Satu persatu polisi yang menjaga sel tahanan pun disalaminya.

"Saya permisi dulu Komandan," ujar Imran dengan nada bersemangat.

Beberapa helai pakaian pun ia ikut dibawa pulang olehnya.

Imran adalah satu dari 15 Satpol PP Kabupaten Bolaang Mongondow, yang mendapatkan penangguhan dari Polda Sulut.

"Saya harap semuanya bisa bebas," ujar Kasat Pol PP Bolmong ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Baginya Rutan Polda Sulut sudah memberinya banyak pengalaman hidup.

"Yang jelas tinggal didalam itu nggk enak, tapi saya jadi bisa punya teman baru," aku dirinya.

Imran juga meminta agar rekan-rekan yang belum mendapatkan penangguhan lebih bersabar.

"Sabar saja, kalau Allah berkenan pasti semuanya bisa pulang," ungkapnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulut Kombes Pol Untung Sudarto mengatakan bahwa penangguhan yang diberikan berdasarkan pertimbangan kemanusiaan.

"Proses hukumnya masih tetap jalan, dan penangguhan ini diberikan atas dasar kemanusiaan," ujarnya.

Perwira pangkat tiga bunga ini mengatakan, jika ada yang meminta penangguhan pasti akan dipertimbangkan oleh penyidik.

"Masukan saja permintaan penangguhannya, nanti akan dipertimbangkan oleh penyidik dan bila alasannya jelas maka akan saya terima," tandasnya. (nie)

Sumber: Tribun Manado
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas