Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kabut Asap

Aktivitas Penerbangan di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya Masih Normal

Aktivitas penerbangan di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya hingga Selasa (25/7/2017) dilaporkan masih normal.

Aktivitas Penerbangan di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya Masih Normal
Serambi Indonesia
Asap pekat mengepung jalan Meulaboh-Teunom di kawasan Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat karena dampak kebakaran lahan gambut, Sabtu (22/7/2017). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Dedi Iskandar

TRIBUNNEWS.COM, SUKA MAKMUE - Aktivitas penerbangan di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya hingga Selasa (25/7/2017) dilaporkan masih normal.

Penerbangan dan belum terganggu dengan banyaknya kabut asap yang melanda kawasan ini sejak sepekan terakhir.

"Alhamdulillah penerbangan masih normal, lancar," kata Kepala Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya, Juli Mujiono menjawab Serambi, Selasa (25/7/2017) siang.

Menurutnya kabut asap yang melanda kawasan ini masih bisa didarati pesawat terbang, dan landasan pacu yang berada di pinggir pantai.

Sehingga kabut asap pada siang hari berkurang karena hembusan angin.

"Selama ini masih lancar, kita berharap tak ada gangguan penerbangan," kata Juli Mujiono.

Sebanyak dua pleton pasukan TNI dari Rindam IM, Hubdam, dan Raider dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar pegunungan Gle Taron, Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (24/7/2017). Cuaca panas diduga merupakan salah satu penyebab meluasnya kebakaran hutan di Aceh dalam beberapa hari terakhir. SERAMBI/M ANSHAR
Sebanyak dua pleton pasukan TNI dari Rindam IM, Hubdam, dan Raider dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar pegunungan Gle Taron, Mata Ie, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (24/7/2017). Cuaca panas diduga merupakan salah satu penyebab meluasnya kebakaran hutan di Aceh dalam beberapa hari terakhir. SERAMBI/M ANSHAR (Serambi Indonesia/M Anshar)

Sementara itu asap pekat yang melanda Aceh Barat sejak 18 Juli mulai menelan korban, Senin (24/7/2017) kemarin.

Baca: Kabut Asap di Aceh Barat Kian Mengkhawatirkan, Empat Warga Dilarikan ke RS

Empat warga terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh karena tumbang akibat terhirup asap pekat yang mengandung karbondioksida (C02) di atas ambang batas.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kabut Asap

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas