Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Bule Jerman Ditemukan Tewas Saat Snorkeling di Pantai Amerta Pemuteran Buleleng

Mayat yang diketahui bernama Martin Lodwig Thomas asal Jerman ini diduga tewas tenggelam saat snorkeling.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUNNEWS.COM, SINGARAJA - Mayat wisatawan mancanegara (wisman) berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengambang di perairan Pantai Amerta Pemuteran, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu (26/7/2017) pukul 15.00 Wita.

Mayat yang diketahui bernama Martin Lodwig Thomas asal Jerman ini diduga tewas tenggelam saat snorkeling.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun di kepolisian, jenazah Martin pertama kali ditemukan dua orang bernama Zaini dan Faisal.

Kondisinya mengambang di kedalaman sekitar 50 meter dari bibir pantai.

Waktu itu, Zaini dan Faisal sedang bersantai di bibir pantai, tiba-tiba terkejut saat melihat seorang perempuan Warga Negara Asing (WNA) mondar-mandir tepat di depan mereka, dalam keadaan menangis.

Lantaran penasaran,  kedua pria ini pun langsung menghampiri perempuan yang kemudian diketahui bernama Svenja Carnia (28).

Rekomendasi Untuk Anda

Saat dihampiri, Svenja mengatakan kalau teman dekatnya itu (korban), tak kunjung kembali selama dua jam lamanya, setelah melakukan kegiatan snorkeling seorang diri.

Terkejut mendengar kabar tersebut, Zaini dan Faisal bergegas mengambil sampan melakukan pencarian. 

“Korban ditemukan sudah dalam keadaan tewas, sekitar 50 meter dari bibir pantai. Korban ditemukan dengan posisi setengah mengambang."

"Lalu saksi (Zaini dan Faisal) langsung menarik korban ke darat dalam kondiai sudah tidak bernapas dan lemas,” jelas Kapolsek Gerokgak, Kompol Ketut Relo Kusada.

Lanjut Kompol Relo, berdasarkan hasil pemeriksaan luar (PL) yang dilakukan Dokter Puskesmas Gerokgak 2 di Desa Pejarakan, Dr I Nyoman Suardiatma, pihaknya tidak menemulan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Jenazah sudah dititipkan di RSUD Buleleng. Diantar pihak hotel, tempat korban menginap,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas