Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Buka Praktek Prostitusi Terselubung, Panti Pijat di Kudus Ditutup Paksa

atuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus menyegel panti pijat yang ditengarai menjadi tempat praktek prostitusi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Diduga Buka Praktek Prostitusi Terselubung, Panti Pijat di Kudus Ditutup Paksa
Tribun Bali/Fauzan Al Jundi
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNNEWS.COM, KUDUS – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus menyegel panti pijat yang ditengarai menjadi tempat praktek prostitusi.

Panti pijat yang terletak di Jalan Kudus – Pati, tepatnya di sebelah timur Pabrik Gula Rendeng itu disegela pada Senin (21/8/2017).

Pemilik dari panti pijat tersebut diketahui bernama Yuli Listiawati, warga Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus.

Djati Solechah, Kasatpol PP Kabupaten Kudus menuturkan, pihaknya sebelumnya telah mendapatkan laporan perihal praktek prostitusi dari masyarakat sudah sejak lama.

Namun, kata dia, dirinya tidak serta merta bisa langsung menutup, karena pihaknya harus membuktikan kebenarannya.

“Kalau langsung ditutup tanpa ada kebenaran, malah kami yang keliru,” kata Djati saat ditemui Tribun Jateng.

Rekomendasi Untuk Anda

“Maka kami mohon maaf, karena kami butuh waktu dan orang yang dapat membuktikan informasi tersebut,” tambahnya.

Djati menuturkan, saat ini pihaknya masih mendalami keberadaan panti pijat lain yang ada di Kabupaten Kudus.

Pasalnya, dirinya mendeteksi masih ada sekitar lima panti pijat yang terindikasi digunakan praktek prostitusi.

“Kami akan lakukan tindakan, dalam bekerja kami harus sesuai SOP. Nantinya juga akan ditutup,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas