Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

56 Kambing Warga di 2 Desa di Probolinggo Mati Mendadak secara Misterius, Diduga Ini Penyebabnya

Jelang Idul Adha, sebanyak 56 ekor kambing milik warga Desa Sumberkerang dan Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, mati mendadak

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in 56 Kambing Warga di 2 Desa di Probolinggo Mati Mendadak secara Misterius, Diduga Ini Penyebabnya
capture video
Misterius, 56 Kambing Mendadak Mati di Probolinggo 

TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO - Jelang Idul Adha, sebanyak 56 ekor kambing milik warga Desa Sumberkerang dan Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mati mendadak sepanjang akhir pekan kemarin.

Warga setempat pun heboh. Mereka khawatir, kambing-kambing yang masih hidup ikut mati mengingat penyebab kematian kambing-kambing yang lain belum diketahui.

Petugas dari Dinas Peternakan sudah mengambil sampel darah dan organ dalam kambing yang mati mendadak, serta melakukan penyelidikan.

Petugas juga mengambil sampel darah kambing yang selamat dan membedah bangkai kambing serta mensterilisasi kandang untuk mencegah penyakit menular.

Baca: Kisah Cinta Mahasiswi Pembuang Bayi, Setelah Dihamili Lalu Ditinggal Kabur Kekasihnya

Penyelidikan awal, kambing-kambing tersebut diduga mati akibat gigitan anjing hutan atau virus. Terkait hal ini, polisi telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

Ismail, warga setempat mengaku menyaksikan langsung saat kambingnya diterkam anjing.

Rekomendasi Untuk Anda

“Saya melihat langsung kambing saya diterkam dua ekor anjing, waktu itu saya ronda. Usai menyerang kambing, dua ekor anjing berukuran sedang langsung kabur meloncati pagar kandang. Kambing saya mati satu ekor, kayaknya digigit di bagian ekor terus disedot darahnya,” ujarnya, Senin (28/8/2017).

“Organ dalamnya masih bagus, tidak ditemukan gejala antraks. Untuk sampel darah, kita belum ketahui hasilnya karena menunggu hasil uji laboratorium,” ucap Nur Eko Widianto, Kabid Kesehatan Hewan Dinas Peternakan.

Sementara, Kepolisian Sektor Gending membentuk tim khusus untuk mempercepat proses penyelidikan matinya kambing.

Tim khusus ini merupakan gabungan dari anggota Polsek Gending, Dinas Kesehatan, serta Dinas Peternakan Kabupaten Probolinggo.

Baca: Dipinjami Motor Tetangga untuk Mencari Pekerjaan, Tapi Malah Digadaikan, Ini Akibatnya

Meski sejumlah warga dalam kesaksiannya meyakini penyebab kematian kambing akibat gigitan binatang buas namun keterangan ini diragukan mengingat tidak ditemukan bekas luka serius di sekitar badan bangkai kambing.

“Kami membentuk tim gabungan untuk menyelidiki penyebab pasti matinya kambing-kambing warga. Meski dari keterangan yang kita peroleh menjurus ke gigitan anjing liar namun kami menjaga adanya penyebab lain," ucapnya.

"Tim ini akan bekerja secara efektif pada Senin (28/8/2017) hari ini. Selama proses penyelidikan, warga diminta tetap tenang dan tidak perpengaruh isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Percayakan kepada petugas  untuk mengatasinya,” tambahnya. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas