Bawa Parang 60 Cm, Begal Ini Tendang Polisi Saat Dihentikan
Tim 1 Elang Polrestabes Semarang menangkap dua pemuda di kawasan Jalan Mayjend Sutoyo, Semarang Tengah, Senin (4/9/2017) dini hari.
Editor: Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Tim 1 Elang Polrestabes Semarang menangkap dua pemuda di kawasan Jalan Mayjend Sutoyo, Semarang Tengah, Senin (4/9/2017) dini hari.
Dua pemuda itu membawa parang sepanjang 60 centimenter.
Identitas mereka adalah Yusuf Efendhi (22) warga Jalan Wiroto Dalam, Krobokan, Semarang Barat dan Anggi (22) warga Jalan Ronggolawe, Semarang Barat.
Baca: Istri Nekat Potong Penis Suami Pakai Lalu Dibuang ke Toilet, Ini Penyebabnya
Semula, para personel Elang sedang patroli di kawasan Jalan Mataram ke arah perempatan Gajah Mada.
Ada dua pemuda mengendarai motor Yamaha Jupiter tanpa plat nomor.
"Saat saya coba berhentikan, malah kena tendang pemboncengnya. Lalu kami kejar," tutur Kasubnit II Dalmas, Aiptu Aris Mulyo Sugiarto.
Ketika pengejaran, Aris melihat salah satu pemuda mengeluarkan sebilah parang.
Baca: Cabuli Empat Bocah, Aksi Ketua Yayasan Pemerhati Anak Akhirnya Terungkap
Parang itu lantas dibuang di sekitaran Jalan Mayjend Sutoyo.
"Mereka lari berpencar. Ada yang ke arah Simpanglima, satunya ke Gajah Mada," imbuh Aris.
Dua pemuda itu pun diringkus para personel Elang.
Mereka pun digelandang para polisi ke Mapolrestabes Semarang.
Tiba di kantor polisi, para pemuda itu wajib jalan jongkok, kemudian berguling-guling sejauh 10 meter.
"Saat kami periksa, mereka mengaku pernah membegal di wilayah Semarang. Ini sedang kami dalami," terang Kepala Tim 1 Elang, AKP Nengah Suamba. (Daniel Ari Purnomo)
Artikel ini telah tayang di Tribun Jateng dengan judul : Saat Dihentikan, Begal Ini Menendang Polisi Lalu Terjadi Kejar-kejaran