Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Wanita Hamil Tujuh Bulan Terjaring Operasi BNN Kaltim

Sebelum diamankan, ketiganya berencana akan pergi ke salah satu tempat hiburan malam namun, siangnya tertangkap duluan oleh petugas

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Wanita Hamil Tujuh Bulan Terjaring Operasi BNN Kaltim
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Tiga pelaku pemilik ekstasi diamankan BNNP Kaltim, saat hendak pesta ekstasi di salah satu hotel berbintang di jalan Pahlawan, Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (7/9/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim berhasil menggagalkan pesta ekstasi yang dilakukan sejumlah pemuda di salah satu hotel berbintang di jalan Pahlawan, Samarinda, Kalimantan Timur.

Terdapat tiga pelaku yang diamankan, diantaranya dua pria dan seorang wanita, diantaranya Dn (27) dan Ms (22).

Bahkan, seorang wanita yang diamankan, berinisial Fb (23) tengah hamil dengan usia kandungan 7 bulan.

Dua pria yang diamankan, merupakan warga Samarinda, sedangkan seorang wanita itu merupakan Balikpapan.

Sebelum diamankan, ketiganya berencana akan pergi ke salah satu tempat hiburan malam namun, siangnya tertangkap duluan oleh petugas.

Baca: Gadis Ini Tewas Bersimbah Darah Akibat 5 Kemasan Ekstasi Meledak di Dalam Perutnya

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita memang mau naik (pergi ke THM), tapi karena tidak ada uang lagi. Jadi, tidak jadi," ucap wanita berambut panjang tersebut, Kamis (7/9/2017).

Dari ketiganya, petugas mengamankan 21 butir ekstasi berlambang twitter, berwarna biru dan putih.

Dari keterangan pelaku, ekstasi tersebut dibeli di Balikpapan. Sedangkan, asal ekstasi diduga berasal dari pulau Sulawesi.

"Saya ke Samarinda hanya ingin jalan-jalan saja, mau pesta sama teman-teman. Ekstasi itu saya beli di Balikpapan. Yang jelas, ekstasi ini untuk konsumsi saja, tidak dijual kembali," ucapnya sambil tertawa.

Pelaku lainya, Dn mengaku tidak akan mengulangi hal tersebut, dirinya pun bersedia ditembak, kalau kelak tertangkap kembali karena kasus narkoba.

Baca: Pemilik Home Industri Ekstasi Curangi Pembeli dengan Cara Ini

"Saya siap ditembak mati kalau tertangkap lagi karena narkoba, ini yang terakhir," ucapnya sambil memegang tasbih.

Sedangkan Ms mengaku, jenis ekstasi dengan lambang twitter ini merupakan jenis ekstasi baru. Dia juga menjelaskan, efek dari ekstasi jenis ini tidak terlalu kuat, dan efeknya tidak lama.

"Saat ditangkap saya baru pakai satu pil, ini jenis baru, keluaran terbaru. Setiap ekstasi punya efek yang berbeda-beda," tuturnya.

Sementara itu, Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP H Tampubolon menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan masyarkat, yang mencurigai akan adanya pesta narkoba di salah satu kamar hotel. Dan, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata informasi tersebut benar, lalu petugas langsung melalukan penangkapan.

"Sekecil apapun informasinya akan kita tindaklanjuti, jadi warga jangan ragu untuk memberikan informasi kepada kami," ucapnya.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengembangan guna dapat mengungkap jaringan tersebut, termasuk alur distribusi ekstasi ke Kaltim.

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas