Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Suara Aneh di Tempat Ibadah Dikira Ada Pencuri, Ternyata Dua Bocah Sedang Mesum

Hambali, warga Perumnas menceritakan kronologis kejadian dimana awalnya warga curiga dengan sepda motor yang terparkir

Suara Aneh di Tempat Ibadah Dikira Ada Pencuri, Ternyata Dua Bocah Sedang Mesum
Istimewa/Warta Kota
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM, BATAM-Dua remaja, yakni Dz(13) dan Ry (15) kedapatan berbuat tak senonoh di kamar mandi sebuah tempat ibadah di Perumnas Griya Permata Sagulung, Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Hambali, warga Perumnas menceritakan kronologis kejadian dimana awalnya warga curiga dengan sepda motor yang terparkir di belakang tempat ibadah dekat kamar mandi.

"Itulah awalnya jadi petugas sekuriti yang jaga malam curiga, karena tempat ibadah kita sedang pembangunan, dipikir maling,"kata Hambali.

Baca: Karyawati Dilarang Pakai Jilbab, DPRD Pun Dilarang Masuk ke Pabrik di Gresik

Dia mengatakan setelah melihat ada sepeda motor terparkir petugas sekuriti memberitahukan kepada warga lainnya agar menemaninya menangkap maling yang sedang ada di dalam tempat ibadah.

"Jadi tadi malam itu kita sama-sama keliling tempat ibadah mengecek ke seluruh bagian, apakah malingnya bersembunyi di dalam tempat ibadah,"kata Hambali.

Tidak lama setelah mengeliling dan mengecek tempat ibadah, ternyata ditemukan satu kamar mandi cowok terkunci dari dalam."Tadi malam itu kita gedor kamar mandinya,

mereka tidak mau buka, akhirnya kita dobrak, setelah didobarak dua pasangan kekasih yang masih remaja itu kedapatan sudah hampir telanjang,"kata Hambali.

Hambali mengatakan kedua remaja tersebut dibawa ke tempat RW. "Yang cewek itu warga kita juga tinggalnya di blok A, kalau yang cowoknya warga kavling lama, kita tidak apa-apakan, kita serangkan ke perangkat Rt/Rw,"kata Hambali.

Sementara di tempat yang sama Ketua RW 09/RT 09 Perumnas Ibrahim mengatakan kedua remaja tersebut diserahkan kepada keluarganya.

"Kita kasihan juga, tetapi mereka membuat surat pernyataan jika melakukan hal yang sama akan diserahkan kepada pihak kepolisian,"kata Ibrahim.

Ibrahim, menceritakan untuk ceweknya sendiri masih sekolah di salah satu SMP yang ada di Sagulung, sementara cowoknya sudah tidak sekolah lagi."Inilah pertimbangan kita,"kata Ibrahim. (*)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas