Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

7 Kebo Bule Pimpin Kirab Malam Satu Suro di Keraton Solo, 19 Pusaka Diarak

Sejumlah pusaka diarak mengelilingi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam Kirab Malam Satu Suro, Kamis (21/9/2017).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in 7 Kebo Bule Pimpin Kirab Malam Satu Suro di Keraton Solo, 19 Pusaka Diarak
TribunJateng/Suharno
Kebo Bule Kyai Slamet 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Sejumlah pusaka diarak mengelilingi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam Kirab Malam Satu Suro, Kamis (21/9/2017).

Acara ini digelar mulai pukul 23.00 WIB, dihadiri ribuan warga.

Kanjeng Gusti Pangerah Haryo (KGPH) Benowo menuturkan, dalam kirab ini ada 19 pusaka yang diikutkan.

"Sinuhun menetapkannya pada tanggal 21 September atau malam tanggal 22 September. Ada 19 pusaka, 18 berupa tombak dan satu lagi trisula," jelas KGPH Benowo.

Rute Kirab dimulai dari Kori Kamandungan ke alun-alun utara-Gladag-perempatan Baturono-perempatan Nonongan lalu kembali lewat Gladag dan berakhir di Kori Kamandungan.

Kirab ini dipimpin oleh cucuk lampah atau pemimpin barisan, yakni tujuh kebo bule keturunan Kyai Slamet.

Rekomendasi Untuk Anda

Aroma dupa yang dibakar menambah sakral prosesi kirab.

Warga yang sudah memenuhi Keraton sejak petang begitu antusias mengikutinya.

Satu di antaranya Diwa (64), kakek asal Sukoharjo.

Sejak muda, dia tak pernah absen setiap tahun menonton Kirab Malam Satu Suro itu.

"Menurut saya kirab ini bertuah. Ada kebaikan setiap kali kita menonton," ungkap Diwa.

Apakah ada perbedaan setiap tahun?

"Selalu sama, ada suasana mistis dan sakral. Jadi saya senang sekali menontonnya," ujar dia.

KGPH Benowo menyatakan petugas keamanan acara ini adalah anggota TNI, kepolisian, Dishub, dan Linmas Pemkot Solo.

"Mengenai masalah keamanan, sudah ada koordinator. Saya ditunjuk langsung oleh Sinuhun, dibantu oleh kanjeng-kanjeng hingga 100 orang. Putra dalem dan sentana dalem," jelas KGPH Benowo. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas