Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sedang Observasi ke Hutan Lindung, Petugas BPKH Denpasar Terperosok di Jurang Terjal

Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang, AKP Ketut Wisnaya mengatakan, proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dari SAR Pos Buleleng

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sedang Observasi ke Hutan Lindung, Petugas BPKH Denpasar Terperosok di Jurang Terjal
Tribun Bali
Petugas gabungan SAR Pos Buleleng, PMI Buleleng, dan Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang mengevakuasi tubuh Lasidi, Sabtu (23/9/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUNNEWS.COM, SINGARAJA - Tulang kaki Lasidi (55), patah, Sabtu (23/9/2017).

Petugas dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Kota Denpasar ini terperosok ke dalam jurang kawasan hutan lindung di Desa Tinga-tinga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang,  AKP Ketut Wisnaya mengatakan, proses evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan dari  SAR Pos Buleleng, PMI Buleleng, dan Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengangkat tubuh korban ke atas permukaan cukup lama.

Ini disebabkan karena medan di lokasi kejadian sangat terjal, dan dipenuhi oleh semak belukar.

"Kami menerima adanya laporan orang terjatuh ke dalam jurang dari Petugas Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VIII Denpasar. Setelah menerima laporan itu, kami pun langsung berkoordinasi dengan Tim SAR Buleleng. Sehingga, langsung dilakukan pencarian secara terpadu," jelasnya, Minggu (24/9/2017).

Rekomendasi Untuk Anda

AKP Wisnaya menceritakan, kala itu Lasidi sedang melakukan observasi di hutan Lindung Desa Tinga-Tinga, bersama beberapa rekannya.

Saat kegiatan observasi berlangsung, tiba-tiba kaki korban tergelincir, hingga akhirnya jatuh ke dalam jurang.

Meski nyawanya berhasil selamat, kejadian mengerikan ini membuat tulang kaki pria tersebut patah, serta mengalami luka robek pada bagian tempurung lutut kaki kanannya.

Karena luka yang diderita cukup parah, petugas dari PMI Bulelenh pun langsung melarikan Lasidi ke RSUP Sanglah, untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

"Kami sempat mengalami kesulitan saat mengevakuasi korban. Itu dilakukan secara bertahap, karena medannya sangat curam. Tapi syukur korban berhasil dievakuasi, dan dalam keadaan selamat," tutup AKP Wisnaya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas