Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Terjadi Pembunuhan Beruntun, Ini Harapan Sopir Taksi Online Medan

David mengatakan, manajemen angkutan online harus melakukan validasi data terhadap calon penumpang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Terjadi Pembunuhan Beruntun, Ini Harapan Sopir Taksi Online Medan
Tribun Medan/Array Argus
Ketua Komunitas Organisasi Transportasi Online Indonesia, Toga Simbolon meminta manajemen Grab melakukan perbaikan sistem. Ia juga meminta polisi memperketat keamanan, dan meminta Pemko Medan memasang lampu penerangan serta CCTV, Senin (25/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Insiden perampokan dan pembunuhan terhadap sopir taksi Grab dan pengemudi Grab Bike di Medan membuat resah sejumlah sopir online. Mereka berharap, kasus serupa tidak terjadi lagi dan menimpa siapapun.

"Sebagai masyarakat dan sopir online, kami dari Komunitas Organisasi Transportasi Online Indonesia meminta pada penyedia aplikasi online untuk melakukan perbandingan. Perbaikan yang kami maksudkan itu adalah perbaikan sistem aplikasi," kata Ketua Komunitas Organisasi Transportasi Online Indonesia, Toga Simbolon di rumah duka David Julher Simanjuntak, Senin (25/9/2017) sore.

Baca: Kabar Gunung Agung Meletus Malam Ini Disebut Hoax

David mengatakan, manajemen angkutan online harus melakukan validasi data terhadap calon penumpang. Sehingga, sopir dan penumpang sama-sama nyaman.

"Siapa saja bisa mendownload aplikasi ini. Tapi ya itu tadi, tidak ada pengamanan bagi sopir. Ketika kejadian, barulah terpikir," kata Toga.

Untuk kepolisian, lanjut Toga, para sopir taksi online berharap adanya patroli rutin di tempat-tempat rawan kejahatan. Sehingga, para pelaku kejahatan berpikir untuk menjalankan aksinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bagi pemerintah Kota Medan, maunya lengkapilah lokasi-lokasi rawan itu dengan CCTV. Kemudian, pasanglah lampu-lampu penerangan," ungkap Toga.

Saat bertandang ke rumah duka David di Jl Kemiri, Gang Harjo, Komunitas taksi Grab online mengumpulkan dana. Uang itu rencananya akan diserahkan pada pihak keluarga.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas