Tribun

Makam Duta Pariwisata di Pasuruan Dibongkar Lalu Dipindahkan ke Probolinggo

Makam Dedi (19) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karangwingko, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jumat pagi dibongkar.

Editor: Dewi Agustina
Makam Duta Pariwisata di Pasuruan Dibongkar Lalu Dipindahkan ke Probolinggo
Surya/Galih Lintartika
Makam Dedi, Duta Pariwisata, warga Jalan MT Haryono, Kecamatan Mayangan di TPU Karangwingko, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan yang dibongkar, Jumat (3/11/2017) pagi. SURYA/GALIH LINTARTIKA 

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Makam Dedi (19), warga Jalan MT Haryono, Kecamatan Mayangan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karangwingko, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jumat (3/11/2017) pagi dibongkar.

Pembongkaran dilakukan atas permintaan keluarga yang menganggap pemakaman anaknya ini tak sah. Karena tidak memberitahukan keluarga terlebih dahulu sebelum jenazah dimakamkan.

Proses pembongkaran makam ini dilakukan oleh pihak RS Soedarsono Purut, dan Satlantas Polres Pasuruan Kota.

Dua pihak ini yang diminta pertanggungjawaban oleh keluarga almarhum.

Baca: Uang Rp 323 Juta Tak Kembali, Harapan Menjadi PNS pun Sirna

Dedi merupakan korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Blandongan, Kota Pasuruan.

Saat itu, tidak ada satupun identitas yang ditemukan. Akhirnya korban dimakamkan.

Mirisnya, keluarga justru tahu anaknya sudah meninggal setelah korban dimakamkan.

Jumat, ayah Dedi, tampak tegar. Mengenakan batik ungu kombinasi putih, pria yang berprofesi sebagai PNS di Pemkot Probolinggo ini berdiri di depan makam anaknya ini.

Ia melihat langsung kondisi jenazah anaknya, mantan Duta Pariwisata Probolinggo tersebut.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas