Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banjir di Sumedang Semakin Tinggi Putuskan Jalur Tanjungsari - Rancakalong

Genangan banjir justru bertambah tinggi dibandingkan tadi malam dan memutus jalur Tanjungsari - Rancakalong.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Banjir di Sumedang Semakin Tinggi Putuskan Jalur Tanjungsari - Rancakalong
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Banjir di Jalan alternatif Sumedang-Subang via Rancakalong semakin tinggi, Rabu (8/11/2017). TRIBUN JABAR/SELI ANDINA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG - Banjir masih menggenangi jalan Sumedang - Subang via Rancakalong, Rabu (8/11/2017).

Genangan banjir justru bertambah tinggi dibandingkan tadi malam dan memutus jalur Tanjungsari - Rancakalong, di Kampung Cibawang, Desa Sukasirna, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang.

Menurut Jeki (35), warga Rancakalong yang berjaga di ujung jalan Rancakalong yang terputus banjir, ketinggian banjir bervariasi karena kontur tanah yang tidak sama.

"Di jembatan saja sudah 1,5 meter, setinggi dada lah," ujar Jeki.

Baca: Pamit Pergi ke Sekolah, Siswi SMK Ternyata Berduaan Pacar di Kamar Hotel

Sementara itu di dekat sungai, ketinggian mencapai tujuh hingga sepuluh meter sehingga sangat berbahaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Di rumah yang terdampak banjir, rumah Asep Sutarya (43), air sudah semakin tinggi, bahkan halaman depan yang sebelumnya belum tergenang kini penuh oleh genangan air.

"Di dapur juga, asalnya satu meter, sekarang sudah naik lagi jadi satu setengah meter," ujar Asep Sutarya.

Asep berharap ada perhatian dari pemerintah terkait banjir yang menggenang rumah dan pabrik penggilingan padi miliknya.

Baca: Istri Pertama Ditangkap Polisi, Akankah Wakil Ketua DPRD Bali Komang Swastika Menyerahkan Diri?

Banjir yang memutus Jalan Rancakalong terjadi sejak Selasa (7/11/2017) kemarin, air mulai menggenang pada pukul 13.00 WIB.

Banjir tersebut, menurut warga sekitar, adalah akibat disposal atau pembuangan tanah dari proyek Tol Cisumdawu sehingga menghambat aliran sungai.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas