Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

30 Pengungsi Gunung Agung Terkatung-katung di Dalam truk

Total pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, yang belum mendapat tempat hingga pagi tadi sebanyak 30 orang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in 30 Pengungsi Gunung Agung Terkatung-katung di Dalam truk
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Sebanyak 30 Pengungsi Di GOR Swecapura, Klungkung, Bali, tidur di dalam truk 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARAPURA - Sebanyak 30 pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, Bali masih terkatung-katung di dalam truk, Rabu (29/11/2017) pagi.

Mereka mengaku belum mendapatkan tempat sehingga sementara harus tidur di dalam bak terbuka truk.

"Semalam kami tidur di sini dulu. Katanya sudah penuh. Tidak ada tempat. Masih dicarikan tenda katanya," ujar I Gusti Ngurah Sutama, pengungsi asal Desa Muncan, Karangasem itu.

Baca: Breaking News: 11 Tewas Tertelan Banjir di Pacitan

Baca: Guru Honorer Cantik Ini Nyambi Jadi Biduan Kampung

Total pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, yang belum mendapat tempat hingga pagi tadi sebanyak 30 orang.

Mereka mengaku baru datang ke pengungsian pada Selasa (28/11/2017) malam.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk diketahui, jumlah pengungsi di Kabupaten Klungkung, khususnya di Gor Swecapura, Klungkung terus bertambah.

Per Rabu (29/11/2017) pukul 10.28 WITA, jumlah pengungsi di Klungkung sebanyak 7.165  jiwa.

Mereka tersebar di 43 titik dari tiga kecamatan di Klungkung.

Para pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, Senin (27/11/2017) sore. TRIBUN BALI/I WAYAN ERWIN WIDYASRAWA
Para pengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, Senin (27/11/2017) sore. TRIBUN BALI/I WAYAN ERWIN WIDYASRAWA (Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara)

Sementara itu, jumlah pengungsi di GOR Swecapura sebanyak 1.117 jiwa.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Klungkung, Putu Widiada menjelaskan, saat ini sudah ada tujuh tenda besar dan enam tenda family yang dipasang di Gor Swecapura, Klungkung

Karena kekurangan tenda, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung agar bisa mengirimkan bantuan tenda ke GOR Swecapura.

"Jadi kami memohon tenda untuk antisipasi membeludaknya pengungsi. Misalnya kalau tidak ada yang datang, nanti biar dibagi agar tidak berdesakan," kata Widiada. (*)

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas