Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Densus 88 Geledah Satu Rumah di Malang, Diduga Terkait dengan terduga Teroris di Surabaya

Penggeledahan di sebuah rumah No 174 di sebuah gang di Jl Yulius Usman Kelurahan Kasin Kecamatan Klojen.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Densus 88 Geledah Satu Rumah di Malang, Diduga Terkait dengan terduga Teroris di Surabaya
Surya/Istimewa
Penggeledahan tim Densus 88 di Jl Yulius Usman Kota Malang, Sabtu (9/12/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Polres Malang Kota membantu pengamanan penggeledahan yang dilakukan oleh Densus 88, Sabtu (9/12/2017).

Penggeledahan di sebuah rumah No 174 di sebuah gang di Jl Yulius Usman Kelurahan Kasin Kecamatan Klojen.

Kepala Bagian Operasional Polres Malang Kota Kompol Dodot Dwianto membenarkan adanya penggeledahan oleh Tim Densus 88 Antiteror.

Baca: Kata-kata Terakhir Sopir Go-Car Sebelum Dieksekusi Pembunuh Berdarah Dingin

Baca: Foto-foto Postingan Terakhir Karmila Jelang Ajal, Diduga Meninggal Dibunuh

"Kami memberikan bantuan pengamanan penggeledahan di sebuah rumah di Jl Yulius Usman. Penggeledahan dilakukan oleh Densus 88," ujar Dodot.

Penggeledahan dilakukan mulai pukul 13.15 hingga 14.00 Wib.

Rekomendasi Untuk Anda

Penggeledahan itu membuat ruas Jl Yulius Usman ditutup mulai SPBU Sawahan hingga pertigaan RM Cairo.

Terduga Teroris di Surabaya

Sebelumnya, tim Densus 88 juga menangkap seorang terduga teroris berinisial MM alias DE di rumahnya Jalan Ampel Kembang, Surabaya, Sabtu (9/12/2017).

MM ternyata pernah berangkat ke Suriah bergabung ISIS tahun 2013-2014.

Kapolres Tanjung Perak AKBP Ronny Suseno, menjelaskan MM alias DE diamankan di rumahnya sekitar pukul 07.30 WIB.

"Penangkapannya cepat. Ya hanya berlangsung sekitar 15 menit," tutur AKBP Ronny Suseno di lokasi Jalan Ampel Kembang, Sabtu (9/12/2017).

Polres Tanjung Perak dalam pengamanan ini hanya membantu untuk mengamankan TKP penangkapan.

Pasalnya yang berhak menangani adalah Mabes Polri.

"Personel yang kami turunkan untuk mengamankam sekitar 40 anggota," tuturnya

Terkait jaringan, kapolres enggan berkomentar.

"Untuk jaringan Mabes Polri yang berhak menyampaikan. Yang jelas sebagai iluatrasinya terduga pernah berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS tahun 2013 sampai 2014," tandasnya.

Disinggung barang bukti yang diamankan dari rumah terduga MM alias DE, Kapolres mengaku belum ada. Hanya terduga yang dibawa.

Sekarang Tim Densus masih perjalanan ke sini (lokasi) untuk menggeledah rumah terduga," terangnya.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas