Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Jaringan dan Penadah Curanmor di Surabaya Diringkus Polisi! Begini Modusnya

Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar jaringan pencuri motor berikut penadahnya. Seorang eksekutor dan tiga penadah motor dibekuk

Jaringan dan Penadah Curanmor di Surabaya Diringkus Polisi! Begini Modusnya
Tribun Medan/Array Anarcho
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Tim Anti Bandit Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar jaringan pencuri motor berikut penadahnya. Seorang eksekutor dan tiga penadah motor, berhasil dibekuk polisi.

Jaringan ini terbongkar, setelah salah satu pelaku ditangkap saat hendak menjual motor curian ke Madura.

Penangkapan dilakukan Unit Jatanras di Jembatan Suramadu, Senin (11/12/2017) dini hari.
Mereka menghentikan motor Honda Beat L 2303 AW yang dibawa Fuad.

Namun oleh Fuad, nomor polisi itu diganti. Setelah tidak ada kesesuaian nopol dengan jenis motor, Fuad dan motor itu diamankan.

Setelah diinterogasi, Fuad mengaku bahwa motor itu memang hendak dijualnya ke seorang penadah di Madura.

Fuad mengaku dimintai tolong Syaiful. Dari itu, Syaiful menyusul dibekuk. Setelah Syaiful, Unit Jatanras juga menangkap Fadhur Rozi, warga Srengganan Surabaya.

"Dari tersangka FA (Fadhur), kami kantongi nama pencuri motornya," sebut Kanit Jatanras, AKP Agung Widoyoko, Selasa (12/11/2017).

Fadhur mengaku, membeli motor tersebut dari Kresno Wahyudi. Dari keterangan itu, Unit Jatanras berhasil membekuk Kresno di rumahnya di Jalan Sidodadi Kulon Surabaya.

"Pemetik (Kresno) motor ini mengaku mencuri motor tersebut di Jalan Pucang Anom Surabaya. Dia mencuri motor itu pada saat kunci kontaknya menempel," terang Agung.

Setelah berhasil mencuri motor itu, Kresno kemudian menghubungi Fadhur dengan maksud untuk menjualnya.

Fadhur kemudian menerima motor curian itu dan berjanji akan segera membelinya. Namun Fadhur menyuruh Syaiful untuk menjualnya ke Madura.

Karena Syaiful tak punya kenalan di Madura, Syaiful menghubungi Fuad. Sehingga oleh Fuad, motor itu diantarnya ke Madura untuk dijual. Tapi belum sampai terjual, Fuad sudah tertangkap lebih dahulu.

Penulis: Fatkul Alamy
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas