Karaoke Doremi VIP di Kota Malang Disegel Polisi
Karaoke Doremi VIP di Jl Trowulan, Kota Malang masih tertutup, Jumat. Tempat itu ditutup sejak Rabu (20/12/2017) oleh polisi dari Polda Jatim.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Karaoke Doremi VIP di Jl Trowulan, Kota Malang masih tertutup, Jumat (22/12/2017).
Tempat itu ditutup sejak Rabu (20/12/2017) oleh polisi dari Polda Jatim.
Pantauan di lokasi, ada garis polisi yang membatasi di gerbang masuk karaoke.
Namun garis polisi itu tertutup banner putih besar bertuliskan 'Opening Soon Under Construction' sehingga tidak terlihat dari depan.
Belum diketahui siapa yang menutup garis polisi dengan banner tersebut.
"Jadi betul penyegelan karaoke ditangani Polda. Saya baru dapat konfirmasi dari reskrim," ujar sumber internal dari Polda Jatim.
Baca: Misteri Kematian Aiptu Made Suanda Terkuak, Dia Dibunuh Tiga Orang, Satu di Antaranya Perempuan
Namun sumber itu mengatakan belum mengetahui detail latar belakang kasus sehingga tempat hiburan malam itu ditutup.
"Kalau masalah itu, soalnya apa, kami tidak tahu. Intinya memang kasus yang ada ditangani polda," paparnya.
Informasi yang berkembang, penutupan tempat hiburan malam itu karena adanya layanan tarian striptis.
"Kami tidak tahu. Infonya sih diduga ada striptis yang segel dari Polda Jatim, tapi saya tidak tahu karena saya di Jakarta dan Polres enggak nge-police line," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Ambuka Yudha.
Baca: Ceceng Selamat Setelah Berenang Sejauh 50 Meter Tapi Nyawa Dadang Tak Tertolong
Adanya tarian striptis di dalam karaoke Doremi VIP tersebut memang belum bisa dipastikan.
Polres Malang Kota sendiri tidak menerima laporan adanya tarian seksi tersebut. Hal itu sesuai pernyataan Wakapolres Malang Kota Kompol Nandu Dyanata.
"Belum ada laporan ke kami adanya striptis. Kami tidak tahu sejak kapan itu disegel," tegas Nandu.
Linda, seorang resepsionis di Doremi yang non VIP mengatakan tidak tahu menahu kalau ada tarian striptis di tempat VIP.
Ia juga enggan menjelaskan lebih detail terkait penutupan lokasi di sektor VIP.
"Saya tidak tahu soal itu. Saya masuk pagi jadi tidak tahu," akunya.
Sementara sebuah sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan hal yang berbeda. Dia mengatakan polisi membawa para penari striptis ke luar tempat karaoke.
”Polisi menemukan bukti bahwa di karaoke tersebut ada praktik striptis. Manajer karaoke, papi (penyedia wanita di karaoke), dan para wanita penari bugilnya dibawa polisi," kata salah satu sumber yang enggan namanya disebutkan.
Baca: 8 Jam Lamanya Putri Novanto Dwina Michaella Dicecar KPK Seputar Asal-usul Saham PT Murakabi
Doremi VIP biasanya buka sejak pukul 12.00 WIB. Namun saat Surya datang langsung ke lokasi, kondisinya memang tertutup rapat.
Sumber yang memiliki ruko dekat dengan Doremi VIP itu mengatakan saat penggerebekan, ada beberapa orang berpakaian preman.
"Tapi sepertinya polisi. Mereka membawa seorang wanita muda berkulit kuning langsat dengan rambut disemir. Setelah itu, beberapa saat kemudian Doremi ditutup. Tapi saya tidak tahu kalau Doremi ditutup oleh polisi," tambah pria bertubuh gemuk itu.