Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sistem Pembelian Sabu di Samarinda Juga Pakai Antrean, Seperti Apotek

Kawasan di jalan Pesut, Sei Dama, Samarinda, Kalimantan Timur, kembali menjadi target operasi aparat penagak hukum.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sistem Pembelian Sabu di Samarinda Juga Pakai Antrean, Seperti Apotek
Tribun Kaltim/Christopher Desmawangga
Pelaku peredaran narkoba diamankan BNNK Samarinda di kawasan Sungai Dama, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (9/1/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Kawasan di jalan Pesut, Sei Dama, Samarinda, Kalimantan Timur, kembali menjadi target operasi aparat penegak hukum.

Siang tadi, sekitar pukul 14.30 Wita, Selasa (9/1/2018), Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda melakukan pengungkapan di dua lokasi di jalan tersebut.

Pengungkapan pertama di jalan Pesut 1, saat itu aparat belum berhasil mengamankan pelaku peredaran narkoba di jalan tersebut.

"Kita sampai dobrak pintu rumah, namun pelaku berhasil kabur lewat lantai 2 rumah, dan lompat ke rumah disebelahnya, karena kondisi bangunan sangat mepet," ucap Kabid Pemberantasan BNNK Samarinda, Kompol Risnoto, Selasa (9/1/2018).

"Pelaku berhasil kabur, tapi identitas sudah kami kantongi, terlebih pelaku ini merupakan residivis," tambahnya.

Selanjutnya, patugas melanjutkan pengungkapan di lokasi selanjutnya, yakni di jalan Kakap. Pelaku yang berhasil diamankan, seorang ibu rumah tangga berinisial Sm (55), dan dua pengguna narkoba, yang saat ditangkap sedang menunggu antrean membeli sabu.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi, saat kita lakukan pengungkapan, kita juga dapati dua orang yang tengah mengantri beli sabu," tuturnya.

Dari dua lokasi pengungkapan itu, didapati barang bukti berupa 22, 66 gram, beberapa handphone, timbangan digital, plastik klip, laptop dan alat hisap sabu.

"Indikasinya memang dua lokasi ini mendapatkan narkoba dari satu bandar, namun kita masih dalami lagi, sambil terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri," ucapnya.

"Untuk dua pelanggan narkoba yang kita amankan saat penggrebekan, kita akan rekomendasikan untuk menjalani rehabilitasi," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas