Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Tak Tahan Dibully, Siswa SMA di Cisarua Gantung Diri

Sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, TTS (17), siswa SMAN 1 Cisarua sempat menulis surat di kertas HVS

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Diduga Tak Tahan Dibully, Siswa SMA di Cisarua Gantung Diri
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Foto TTS (17) yang tersimpan di ponsel kakaknya. TTS ditemukan meninggal gantung diri pada Sabtu (13/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM, LEMBANG - Sebelum mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, TTS (17), siswa SMAN 1 Cisarua sempat menulis surat di kertas HVS yang disimpan pada tumpukan buku di kamarnya.

Seperti diketahui, TTS ditemukan tewas gantung diri di tiang kayu plafon kamar tidur, di kediamannya Kampung Kancah RT 01/14, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (13/1/2018).

Ayah korban, Kuatno (44) mengatakan, dirinya masih bingung dengan apa yang dialami TTS, hingga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Hingga akhirnya dia menemukan surat yang ditulis anak ketiganya itu.

"Yang menguatkan kan ada surat kecil itu sedikit, kalau gak ada itu saya juga masih bingung, masalah apa di mana, kenapa," ujar Kuatno saat ditemui Tribun Jabar di rumah duka, Minggu (14/1/2018).

Kakak korban, Ayu Mardiana (22), mengatakan isi surat itu yakni "2 Januari 2018, awal masuk sekolah diejek teman kepala botak dan ada acara di sekolah gagal karena gara gara saya, merasa pecundang."

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga, kata dia, selain mendapat tekanan dari teman temanya itu, ia kerap diejek dan merasa salah atas kegagalan acara di sekolahnya itu.

"Jadi acara di sekolahnya, acara itu gagal gara gara dia," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas