Tribun

Kebakaran, Pemadam Padamkan Api Gunakan Air Selokan

Kendati demikian, petugas pemadam kebakaran bersama unsur relawab sigap dalam memadamkan api, dan api berhasil dijinakan sekitar 35 menit.

Editor: Hendra Gunawan
Kebakaran, Pemadam Padamkan Api Gunakan Air Selokan
Tribun Kaltim/Christopher Desmawangga
Petugas pemadam kebakaran bersama unsur relawan bahu membahu memadamkan api yang membakar rumah warga di jalan Sejahtera IV, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (16/1/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Kebakaran kembali melanda warga Samarinda. Kali ini si jago merah menghanguskan bangunan tempat tinggal warga di jalan Sejahtera IV, RT 1, Temindung Permai, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.45 Wita, saat sebagian warga tengah beraktivitas di luar rumah. Diduga, api membesar berasal dari kompor, yang digunakan warga memasak saat itu.

Isak tangis korban kebakaran tak terelakan saat mengetahui seluruh anggota keluarganya terselematkan, pasalnya terdapat seorang warga disabilitas juga jadi korban.

Petugas pemadam  bahu membahu memadamkan api yang membakar rumah
Petugas pemadam kebakaran bersama unsur relawan bahu membahu memadamkan api yang membakar rumah warga di jalan Sejahtera IV, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (16/1/2018). (Tribun Kaltim/Christopher Desmawangga)

"Api berasal dari samping rumah saya, saat itu saya tengah menjaga warnet, dan tiba-tiba api sudah membesar, menjalar ke rumah, saya tahunya dari orang sekolahan yang teriak-teriak kebakaran," ucap salah satu korban kebakaran, Jamal (61), Selasa (16/1/2018).

Dari data sementara yang diperoleh, api menghanguskan 2 bangunan rusak berat, dan 3 bangunan rusak ringan, dengan 17 jiwa dari 8 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Baca: Ditinggal Suami Yasinan, Wanita Ini Malah Bobo Dengan Lelaki Lain, Ini Jawaban Menohok Selingkuhan

Sementara itu, Korlap Tagana Kota Samarinda, M Yusuf menjelaskan, akibat kejadian itu terdapat dua warga yang harus menjalani perawatan petugas medis, pasalnya saat kejadian terdapat warga yang pingsan dan sesak nafas.

Kendati demikian, petugas pemadam kebakaran bersama unsur relawab sigap dalam memadamkan api, dan api berhasil dijinakan sekitar 35 menit.

"Untuk petugas tidak ada yang jadi korban, hanya ada warga tadi yang trauma dan sesak nafas, namun sudah dilakukan penanganan oleh petugas kesehatan," tuturnya.

Walaupun dapat segera memadamkan api, namun petugas pemadam diketahui cukup kesulitan mendapatkan sumber air, yang mengakibatkan petugas terpaksa menggunakan air dari saluran pembuangan.

"Air sedikit sulit, jadi pakai air selokan, termasuk banyaknya warga yang berkumpul di sekitar lokasi kejadian," tuturnya. (*)

  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas