Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Pasar Tembung Mengutuk Keras Aksi Pembunuhan Keji Siswi SMA

Warga yang tinggal di Jalan Satria, Gang Buntu IV, Pasar X Tembung mengutuk aksi pembunuhan keji yang dialami oleh Anggi Syafitri Tanjung (17).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Warga Pasar Tembung Mengutuk Keras Aksi Pembunuhan Keji Siswi SMA
Istimewa
Anggi Syafitri Tanjung semasa hidupnya. Foto ini banyak diabadikan oleh warga dengan kamera selular. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Warga yang tinggal di Jalan Satria, Gang Buntu IV, Pasar X Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara mengutuk aksi pembunuhan keji yang dialami oleh Anggi Syafitri Tanjung (17).

Sebab, pelakunya tega merusak wajah korban, mengikat mulut serta tangan, dan membenamkannya di dalam ember kamar mandi.

"Anaknya ramah sekali. Yang kami kenal, dia enggak pernah macam-macam. Orangnya periang," kata warga sekitar mengaku bernama Susi (39), Jumat (19/1/2018) malam.

Susi mengatakan, keluarga Anggi baru sekitar dua tahun tinggal di Jalan Satria.

Selama bertetangga, tidak pernah ada hal-hal aneh pada keluarga korban.

Baca: Mengintip Aktivitas Kaum Gay di Bandung: Kode Ketemuan hingga Aplikasi Mencari Teman Kencan

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya, kami kaget. Apalagi kondisinya sadis begitu," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Nuri (18). Menurutnya, Anggi anak yang baik.

"Sama tetangga ya ramah. Enggak pernah yang aneh-aneh gitu. Makanya kami heran, kok ada yang tega membunuh korban," ungkap Nuri.

Dari keterangan Nuri, selama ini teman-teman Anggi memang sering bertandang ke rumah korban.

Namun apakah pelakunya merupakan teman dari korban atau tidak, Nuri geleng kepala.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Antonio Purba mengatakan pihaknya membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Mulai tadi malam, polisi akan melakukan autopsi hingga hari ini untuk memastikan luka di tubuh korban. (Ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas