Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Tiga Ton Daging Celeng Ini Akan Dikirim ke Pulau Jawa Sebagai Oplosan Daging Sapi

Dan daging celeng yang diamankan hari ini diperkirakan jumlahnya lebih dari 3 ton. Tetapi bisa mencapai 4 ton.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Tiga Ton Daging Celeng Ini Akan Dikirim ke Pulau Jawa Sebagai Oplosan Daging Sapi
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Polisi dan Balai Karantina Pertanian saat menyita truk bermuatan 3 ton daging celeng yang akan diseberangkan ke Pulau Jawa 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNNEWS.COM, BAKAUHENI - Penanggungjawab Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas I Wilker Bakauheni Drh Azhar mengatakan modus pengiriman daging celeng yang diamankan pihaknya bersama KSKP Bakauheni pada Selasa (23/1/2018), merupakan modus lama.

Ia menduga pengiriman daging celeng ini dilakukan oleh pemain sebelumnya yang juga kerap mengirim daging celeng ke Pulau Jawa yang berhasil diamankan BKP wilker Bakauheni.

"Ini modusnya masih modus lama. Dan dugaannya dilakukan pemain lama," kata dia kepada tribun.

Baca: Sebelum Digerebek Sedang Mesum, Pasangan Oknum Polisi Ini Sudah Lama Diingatkan Atasan

Drh Azhar mengatakan pengiriman diduga berada di daerah pedalaman Gunung Dempo. Dan daging celeng yang diamankan hari ini diperkirakan jumlahnya lebih dari 3 ton. Tetapi bisa mencapai 4 ton.

Ia pun menduga, jika melihat jumlah daging yang diamankan kuat dugaan daging celeng yang diamankan akan dijadikan daging oplosan. Apalagi harga daging sapi saat ini harganya tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kemungkinan akan dijadikan daging oplosan. Apalagi jumlahnya juga banyak," terangnya.

Rencananya, lanjut drh Azhar daging celeng yang diangkut menggunakan truk colt disel warna kuning ini akan dimusnahkan dalam beberapa hari kedepan. Saat ini daging babi hutan akan disimpan di coolstorage.

Sumber: Tribun Lampung
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas