Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3,6 Juta Orang Buang Hajat di Sungai Citarum

Itu karena masih banyak warga di sekitar Sungai Citarum belum memilik toilet di rumahnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in 3,6 Juta Orang Buang Hajat di Sungai Citarum
Tribun Jabar
Keadaan Sungai Citarum di Jalan Raya Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sabtu (4/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNNEWS - Kotoran manusia adalah satu di antara penyebab pencemaran Sungai Citarum. Masih ada masyarakat sekitar Sungai Citarum langsung buang hajat di sungai itu.

"Sebagian masyarakat kita belum punya toilet. Ini jangan dianggap ringan," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Barat, Anang Sudana, ketika dihubungi Tribun Jabar, Rabu (24/1/2018).

Ia mencontohkan, jika 60 persen warga sekitar Sungai Citarum telah memiliki kamar mandi, maka 40 persennya masih membuang kotorannya ke sungai.

Baca: Wisata Pantai Sekaligus Sejarah di Pulau Pisang

Empat puluh persen warga yang tinggal di sekitar Sungai Citarum bisa menghasilkan sampai puluhan ton kotoran yang dibuang ke sungai.

"Semisal 40 persen dikalikan sembilan juta (warga sekitar Sungai Citarum), sekitar 3,6 juta orang masih buang air besar ke sungai," ujar Anang.

Rekomendasi Untuk Anda

Beberapa waktu lalu, saat Rakor Penataan Sungai Citarum, Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Maritim (Menko Maritim) mengatakan bahwa sekira 35 ton kotoran manusia dibuang setiap harinya ke Sungai Citarum.

Ke depannya, melalui program terpadu Citarum Harum Bestari, persoalan sanitasi, kata Anang Sudana akan diselesaikan.

"Nanti ada WC komunal, tersebar di berbagai desa dan kampung, sehingga bisa mencegah sumber limbah itu tidak masuk Sungai Citarum," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas