Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Karyawan Toko Pakaian ini Curi Pakaian di Tempat Kerjanya, Ditaruh Dibak Sampah

Pencurian yang dilakukan seorang pegawai toko ini terbilang unik, pasalnya dalam melakukan aksinya dilakukan di tempat kerjanya sendiri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Karyawan Toko Pakaian ini Curi Pakaian di Tempat Kerjanya, Ditaruh Dibak Sampah
IST
ILUSTRASI 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Pradito Rida Pertana

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Pencurian yang dilakukan seorang pegawai toko ini terbilang unik, pasalnya dalam melakukan aksinya dilakukan di tempat kerjanya sendiri.

Selain itu, pelaku yang diketahui bernama Arwani Ali Albuni (32), warga Sinduharjo, Ngaglik, Sleman menyimpan hasil curiannya di suatu bak sampah sekitar tempat kerjanya.

Sebelum akhirnya ketahuan salah seorang saksi dan berujung dengan penangkapan dari unit reskrim Polsek Gondokusuman.

Kapolsek Gondokusuman, Kompol Solichul Ansor membenarkan hal tersebut.

Dijelaskannya, bahwa kejadian tersebut berlangsung tadi malam, Kamis (25/1/2018) di sebuah toko pakaian yang berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo.

Baca: Ingin Punya HP Canggih Seperti Teman-temannya, Pelajar di Ponjong ini Nekat Mencuri

Rekomendasi Untuk Anda

Lanjutnya, pencurian tersebut terkuak usai salah seorang saksi yang tak sengaja berada di samping Toko mendapati beberapa potong pakaian yang berasal dari Toko tersebut.

Mendapati hal itulah, ia lalu memberitahukannya kepada salah seorang penanggungjawab toko dan diteruskan dengan mengumpulkan para karyawan tokonya.

"Iya kejadiannya tadi malam dan setelah lapor langsung diamankan ke Mako. Aksinya ketahuan setelah semua karyawan Toko dikumpulkan pelapor dan setelah ditanyai ada yang ngaku," ujarnya, Jumat (26/1/2018).

Baca: Salut! Karyawan Toko Kue Selamatkan Nyawa Bayi yang Dilahirkan Ibu Gangguan Jiwa Ini

Dijelaskan Kapolsek, bahwa setelah diamankan pihaknya ke Mapolsek Gondokusuman pelaku dimintai keterangan oleh pihaknya.

Dari hasil interograsi sementara belum dapat disimpulkan secara pasti mengapa pelaku nekat melakukan hal tersebut.

"Masih dalam pengembangan, untuk motifnya sementara karena masalah ekonomi," ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, saat ini pihaknya masih meminta keterangan dari pelaku dan masih menghitung berapa kerugian yang disebabkan oleh aksi pelaku tadi malam.

"Total kerugian belum bisa diapstikan, karena masih pengembangan," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas