Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria dan Wanita Tewas di Dalam Mobil Diduga Menghirup Karbon Beracun

Dua mayat berjenis kelamin pria dan wanita yang sempat terjebak di dalam mobil itu telah dievakuasi ke Puskesmas 2 Batur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Pria dan Wanita Tewas di Dalam Mobil Diduga Menghirup Karbon Beracun
Instagram/Banjarnegara
Warga di komplek wisata Dieng digegerkan dengan temuan dua mayat di dalam mobil di dekat kawah Sikidang Dieng. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNNEWS.COM, BANJARNEGARA - Warga Desa Dieng Kulon Batur Banjarnegara dikejutkan dengan penemuan mayat di dalam mobil LGX Silver AB 1198 SH, di kawasan wisata kawah Sikidang Dieng.

Dua mayat berjenis kelamin pria dan wanita yang sempat terjebak di dalam mobil itu telah dievakuasi ke Puskesmas 2 Batur.

Polisi telah mengidentifikasi mayat korban yang ditemukan masih dalam posisi duduk di jok mobil itu.

Kedua korban teridentifikasi bernama Nurkholis (45) dan Mufidatun (43), warga Desa Karangsari Kecamatan Bener Purworejo.

Baca: Pengunjung Kawah Sikidang Dieng Kaget Pria dan Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di dalam Mobil

"Ditemukan pagi tadi lalu dievakuasi ke Puskesmas dan kini menunggu keluarga untuk menjemput korban," kata Kasatreskrim Banjarnegara AKP David Widya Dwi Hapsoro, Sabtu (3/2/2018).

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas, kata Kasatreskrim, kedua korban meninggal diduga karena menghirup karbon beracun.

Masyarakat yang sedang berada di area kawah Sikidang, objek wisata Dieng, Wonosobo, dikejutkan dengan penemuan dua orang yang sudah meninggal dunia di dalam mobil, Sabtu (3/2/2018) pagi.
Masyarakat yang sedang berada di area kawah Sikidang, objek wisata Dieng, Wonosobo, dikejutkan dengan penemuan dua orang yang sudah meninggal dunia di dalam mobil, Sabtu (3/2/2018) pagi. (Facebook/Diinu)

Indikasi itu diperkuat dengan terbakarnya dashboard mobil.

Sementara kunci mobil masih dalam kondisi ON.

Baca: Siswa Penganiaya Guru Itu Dijuluki Pendekar oleh Teman-temannya

Beberapa bagian bodi mobil juga menghitam atau gosong.

"Dashboard meleleh. Kemungkinan terbakar terus keluarkan gas. Mobil kondisi terkunci," katanya.

Menurut AKP David, tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh kedua korban.

Karena itu, pihaknya masih menunggu keputusan keluarga terkait tindak lanjut penyelidikan kasus itu.

Baca: Zumi Zola Terima Gratifikasi Rp 6 Miliar dari Sejumlah Proyek di Provinsi Jambi

Jika keluarga sudah menerima kondisi itu, korban akan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Kemudian penyelidikan kasus itu akan dihentikan.

"Tidak ada tanda penganiayaan. Diduga karena hirup karbon dari mesin yang terbakar," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas