Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sudirman-Ida Dapat Nomor Urut 2, Sekjen PAN yakin Menang dan Pimpin Jateng Dua Periode

KPU Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat pleno terbuka untuk menentukan nomor urut paslon yang akan berlaga di Pilkada Jateng 2018.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sudirman-Ida Dapat Nomor Urut 2, Sekjen PAN yakin Menang dan Pimpin Jateng Dua Periode
Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Sudirman Said dan Ida Fauziah 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPU Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat pleno terbuka untuk menentukan nomor urut paslon yang akan berlaga di Pilkada Jateng 2018.

Dalam rapat tersebut, diputuskan pasangan, Sudirman Said-Ida Fauziyah mendapat nomor urut 2.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengaku bersyukur.

Sebagai salah satu parpol yang mendukung pasangan tersebut, dirinya yakin Sudirman-Ida menang dua periode.

"Nomor dua sesuai dengan sila kedua Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Harapan saya Pak Dirman dan Bu Ida mampu mewujudkan Jawa Tengah yang adil dan beradab. Mudah-mudahan mereka menang dan memimpin dua periode," kata Eddy di Hotel Patra Semarang saat menghadiri pengundian nomor urut cagub Jateng, Selasa (13/2/2018) malam.

PAN kata Eddy punya langkah khusus memenangkan Sudirman-Ida di Jawa Tengah.

"Kami beberapa waktu lalu bersama Ketum PAN, Zulhasan, keliling Jawa Tengah untuk mensosialisasikan dan meminta setiap ranting PAN untuk memenangkan Sudirman-Ida," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kesempatan itu, Eddy juga menanggapi masalah penyerangan pemuka agama dan rumah ibadah.

Dirinya meminta aparat penegak hukum turun langsung dan menyidik hingga tuntas.

"Karena kejadiannya sudah cukup sering makanya siapa dalangnya harus segera ditemukan. Kalau dibiarkan berlarut-larut maka dan tidak selesai, lalu jangan sampai masyarakat mengambil tindakan sendiri. Hukum harus segera ditegakkan, oleh karna itu aparat penegak hukum harus berbuat sesuatu. Agar masyarakat bisa tenang saat beribadah," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas