Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ganjar 'Nyeker' Tinjau Banjir Demak

Ganjar sedianya pagi ini meninjau banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah Kamis (22/2/2018) pagi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUN-VIDEO.COM, DEMAK - Ganjar sedianya pagi ini meninjau banjir di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah Kamis (22/2/2018) pagi.

Namun ketika menuju lokasi ia tiba-tiba berhenti dan turun dari mobil karena melihat air meluap menggenangi Jalan Onggorawe, Sayung, Demak.

Dengan bertelajang kaki atau nyeker, Ganjar menuju kerumunan warga yang sedang menangani tanggul bedah itu.

Baca: Fredrich Yunadi: Kami Dianggap Bangkai, Dibiarkan Mati

Posisi sungai ternyata lebih tinggi dari jalan sehingga ketika air meluap langsung menggenangi jalan yang menjadi akses utama dari Demak menuju Mranggen itu.

Ganjar yang melihat warga kesusahan menyingkirkan sampah, langsung menelepon Bupati Demak, Natsir.

Dia meminta agar Dinas Pekerjaan Umum Demak mengirimkan alat berat untuk mengangkut sampah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya juga menghubungi BPBD Demak dan BPBD Provinsi untuk menyumbang tanggul darurat, nanti biar karung diisi pasir atau padas. Selain itu juga logistik jika ada yang

mengungsi harus disiapkan. Warga tadi sudah siap gotong royong," ucapnya.

Perangkat Desa Tambakroto, Ahmad Jumali mengatakan banjir tersebut terjadi setiap tahun saat musim hujan.

Sebabnya, di tengah jembatan ada tiang penyangga yang berukuran cukup besar.

"Adanya tiang tersebut menghambat aliran air dan juga sampah yang berasal dari daerah atas," terangnya, Kamis (22/2/2018) pagi melalui siaran pernya. Sampah tersebut aneka

macam, namun yang paling parah adalah buangan batang pisang serta kayu-kayu.

Jumali mengungkapkan banjir mulai pukul 02.00 WIB dan mencapai puncaknya sekitar pukul 06.00 WIB, air bisa sampai selutut orang dewasa, apalagi kalau daerah Ungaran hujan deras.

Baca: Izin Edar Dibekukan, Albothyl Ditarik dari Peredaran

Baca: Moratorium Proyek, Indef: Alokasi Dana Infrastruktur Terancam Bengkak

"Lima sampai enam jam kemudian disini pasti disini langsung banjir. Tidak hanya menganggu jalan yang memisahkan Desa Pilangsari dan Tambakroto ini, tapi juga sampai ke pemukiman warga," jelasnya.

Perangkat Desa Pilangsari dan Tambakroto, sudah mengusulkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Demak untuk merenovasi jembatan tersebut tetapi hingga saat ini belum ada respon.

"Saat banjir warga bersama BPBD, TNI, dan polisi pasti kerja bakti menyingkirkan sampah agar air lancar," papar Jumali.

Simak video di atas! (*)

Berita ini telah tayang di Tribun Jateng berjudul: Terhadang Banjir di Sayung Demak, Ganjar Pranowo Telepon Bupati Demak

TONTON JUGA BERITA TERKAIT:

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas