Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Surabaya Temukan Sekarung Kartu Indonesia Pintar Tergeletak di Tempat Laundry

Sebuah karung mencurigakan ditemukan Kardi (43) tergeletak di outlet laudry milik ibunya, Umi Kulsum, di kawasan Sukolilo, Surabaya, Senin (19/3/2018

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Warga Surabaya Temukan Sekarung Kartu Indonesia Pintar Tergeletak di Tempat Laundry
foto: istimewa
Pembongkaran karung berisi KIP 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebuah karung mencurigakan ditemukan Kardi (43) tergeletak di outlet laudry milik ibunya, Umi Kulsum, di kawasan Sukolilo, Surabaya, Senin (19/3/2018).

Warga Nginden Jangkungan, Surabaya ini mengaku awalnya dia dan sang ibu mengira karung tersebut berisi pakaian laundry.

Namun, ternyata saat dibuka karung tersebut berisi tumpukan kertas, yang diketahui adalah berkas Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Begitu dibuka loh kok amplop segini banyaknya dan isinya KIP, saya kaget," katanya, Selasa (20/3/2018) saat melapor ke Polsek Sukolilo.

Baca: 8 Bule Jerman Temukan Ular Putih Berukuran Manusia Dewasa, Begini Faktanya

Menurut keterangan Kardi, saat itu dia mnemukan karung sudah berada di Laundry ibunya sekitar pukul 15.00 WIB, hari Senin (19/3/2018).

Baca: Ritual Telur Sebelum Masuk Sarang Ular Putih Seukuran Manusia Dewasa

Rekomendasi Untuk Anda

Kardi sempat melaporkaannya kepada RT setempat dan kelurahan. Mereka juga melakukan pengecekan berkas KIP yang lengkap, berikut ampop berkas.

 "Semalam kami bersama Kasat Binmas, Lurah, PMK dan pengurus RT setempat membuka karung dan amplop di dalam karung itu sekitar pukul 10.00 WIB tadi," tambah Kardi.
 

Setelah dihitung, Kardi memperkirakan kurang lebih 1.000 KIP ada di dalam karung. Menurut Kardi tidak ada alamat jelas yang tertera dalam karung tersebut.

"Jadi yang menyerahkan siapa dan untuk apa, tidak tahu," akunya.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Ibrahim Gani, S.H saat ditemui di acara peresmian mobil pelayanan masyarakat Polrestabes Surabaya, mengungkapkan pihaknya masih proses penyelidikan. Dan barang bukti telah diamankan di Polsek Sukolilo Surabaya.

"Saya belum ke kantor, seharian di Grand City lalu ke sini (acara launching mobiil layanan masyarakat Polrestabes). Laporan sudah diterima, ini masih dalam penyelidikan dan pemanggilan saksi-saksi," terangnya. 

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas