Bayi Laki-Laki Ngapung Di SKM, Warga Kira Gumpalan Daging Sapi
saat ditemukan oleh warga sekitar, warga mengira bayi tersebut merupakan gumpalan lambung sapi yang kerap dibuang oleh warga ke sungai
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Warga disekitar sungai Karang Mumus (SKM) dibuat heboh dengan penemuan mayat bayi.
Bayi berjenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia 8 bulan itu ditemukan warga sekitar, mengapung di bawah kolong rumah warga, sekitar pukul 7.30 Wita, Sabtu (24/3) pagi tadi, tepatnya disekitar perairan pasar Segiri, Samarinda.
Saat ditemukan, tubuh bayi malang tersebut masih tertempel ari-ari, dengan anggota tubuh masih lengkap.
Dari informasi yang dihimpun, saat ditemukan oleh warga sekitar, warga mengira bayi tersebut merupakan gumpalan lambung sapi yang kerap dibuang oleh warga ke sungai.
Namun, saat didekati ternyata mayat bayi laki-laki.
"Jadi, kami terima informasi adanya mayat bayi mengapung di SKM, sekitar pukul 08.50 Wita, langsung kami ke lokasi yang dimaksud guna melakukan evakuasi," ucap Muhni, anggota LSM Pawang Fire & Rescue, yang turut dalam proses evakuasi mayat bayi laki-laki, Sabtu (24/3/2018).
Baca: Pengantin Wanita Tak Tahu Jika Buket Bunga Buatannya itu Beracun, Efeknya Mengerikan Sapi Bisa Mati
Lanjut dia menjelaskan, diperkirakan bayi tersebut baru saja dilahirkan, pasalnya tubuh bayi masih berwarna biru, kendati telah mengeluarkan bau tidak sedap.
"Tubuh masih biru biru, sepertinya memang baru saja dilahirkan, tapi sudah mengeluarkan bau menyengat," ungkapnya.
Sementara itu, usai di evakuasi ke darat, jasad bayi tersebut langsung di bawa ke RSUD AW Syahranie guna menjalani visum.
Hingga saat ini kepolisian dari Polsekta Samarinda Ulu masih melakukan penyelidikan terhadap temuan mayat bayi di SKM tersebut, diduga kuat bayi malang tersebut sengaja dibuang oleh orangtuanya, akibat hubungan gelap.