Tribun

Habis Tenggak Minuman Keras, Lihat yang Dilakukan Dua Pemuda di Pekalongan Ini dengan Pisaunya

Dua orang pemuda harus berurusan dengan pihak berwajib karena perbuatanya melakukan perampasan menggunakan senjata tajam.

Editor: Sugiyarto
zoom-in Habis Tenggak Minuman Keras, Lihat yang Dilakukan Dua Pemuda di Pekalongan Ini dengan Pisaunya
Wartakota/Budi Malau
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Sudanto

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Dua orang pemuda harus berurusan dengan pihak berwajib karena perbuatanya melakukan perampasan menggunakan senjata tajam.

Adapun Riyan Bukholid alisa Tole (22) dan Muhammad Dzil Fikri Abdilah (23) merupakan pelaku perampasan yang berhasil dibekuk oleh pihak Polres Pekalongan.

Aksi kedua pemuda tersebut terbilang nekat, pasalnya Markas Polres Pekalongan tak jauh dari tempat kejadian.

Diterangkan seorang pelaku, awalnya tak ada keiinginan untuk melakukan tindak perampasan, namun usai menenggak minuman keras dan melewati kawasan sekitar Alun-alun Kabupaten Pekalongan niat itu muncul.

"Awalnya tidak ada niatan, tapi melihat ada sepasang pemuda-pemudi yang tengah berduaan di atas motor, kami pun langsung menodongkan pisau," ujar Tole saat diglandang ke Mapolres Pekalongan, Rabu (4/4/2018).

Ia menambahkan piasu yang digunakan untuk beraksi awalnya akan digunakan untuk menyembelih merpati.

"Sengaja kami bawa pisau tapi itu untuk menyembelih merpati, namun karena kilaf kami gunakan untuk mengancam orang dan mengambil telpon genggam dan sepeda motor," paparnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar menerangkan atas kejadian tersebut keduanya dijerat pasal 368 KUHP dan kurungan 9 tahun.

"Mereka melakukan aksi Jumat (23/3) lalu, dan kami melakukan pengembangan terkait kasus tersebut, pada Kamis (29/3) merek berhasil diringkus di Lapangan Bebekan Kabupaten Pekalongan," timpalnya.

AKP M Dahyar menambahkan menurut penuturan pelaku, aksi tersebut merupakan aksi pertama.

"Pelaku bukan separang residivis, mereka baru melakukan sekali, Tole merupakan warga Desa Kwagean Kecamatan Wonopringgo dan Fikri merupakan warga Desa Pagedean Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan," timpalnya. (*)

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas