Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KMP Trisna Dwitya dan Pancar Indah Kandas di Selat Bali

Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisna Dwitya dan Pancar Indah yang mengangkut puluhan penumpang serta kendaraan kandas di perairan Selat Bali.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in KMP Trisna Dwitya dan Pancar Indah Kandas di Selat Bali
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Satu mobil turun saat bongkar muat di dermaga LCM Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Minggu (22/4/2018). TRIBUN BALI/I GEDE JAKA SANTHOSA 

TRIBUNNEWS.COM, NEGARA - Kapal Motor Penumpang (KMP) Trisna Dwitya dan Pancar Indah yang mengangkut puluhan penumpang serta kendaraan kandas di perairan Selat Bali, Minggu (22/4/2018).

Bahkan, KMP Pancar Indah sempat hanyut hingga di Teluk Gilimanuk dan menjadi tontonan warga.

KMP Trisna Dwitya kandas pukul 09.45 Wita.

Saat itu, kapal penyeberangan yang bertolak dari Pelabuhan Ketapang ini hendak bersandar di dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Gilimanuk.

Namun sesaat sebelum bersandar, kapal yang memuat delapan penumpang, satu truk besar, tiga unit truk sedang, satu truk trailer, dan dua unit mobil ini mengalami kerusakan pada ass transmisi sebelah kiri.

Baca: Gara-gara Sering Berpakaian Ketat, Amy Meregang Nyawa di Tangan Suaminya

KMP Trisna Dwitya yang dinakhodai Oky Bayu S ini mengapung beberapa saat di sekitar dermaga LCM Gilimanuk.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah berhasil bersandar di dermaga, penumpang dan kendaraan kemudian diturunkan dan kapal melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Penyeberangan Ketapang dengan menggunakan motor induk satu mesin sebelah kanan.

Tak berselang lama Selat Bali kembali mengandaskan kapal di dekat Pura Segara Gilimanuk.

Sekitar pukul 11.30 Wita, KMP Pancar Indah yang bertolak dari Pelabuhan Ketapang hendak bersandar di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk.

Kapal yang memuat 28 penumpang, tujuh sepeda motor, satu mobil, dua truk besar, dan tiga unit truk sedang ini tiba-tiba mengalami masalah pada bagian kemudi.

Kapal ini batal bersandar hingga akhirnya terbawa arus Selat Bali hingga ke utara Pura Segara Gilimanuk.

Baca: Sumarni Menangis Histeris di Pelukan Suaminya saat Jenazah Kompol Andi Chandra Tiba di Rumah Duka

Bahkan, lantaran kuatnya arus yang sedang surut tersebut KMP yang dinakhodai Dwi Kartiko ini sempat terhanyut hingga di kawasan pariwisata Teluk Gilimanuk atau sekitar 500 meter dari dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk.

KMP Pancar Indah ini menjadi tontonan puluhan wisatawan domestik yang sedang berekreasi di Teluk Gilimanuk.

Guna mengantisipasi kapal hanyut lebih jauh, nakhoda pun memutuskan untuk menurunkan Rampdoor.

"Tadi sempat heran juga, kapal penyeberangan bisa sampai ada di Teluk Gilimanuk. Cukup lama, sekitar dua jam kapal itu duduk manis di sana dan jadi tontonan warga," ungkap I Made Dwi Suastawa (26), wisatwan asal Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana.

Sementara itu, TU Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar Gilimanuk, Ni Komang Yuliani mengatakan, usai air di Selat Bali mengalami pasang, sekitar pukul 13.30 Wita, KMP Pancar Indah kemudian kembali bersandar di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk dengan menggunakan kemudi manual.

Baca: KPU Batalkan Rencana Ajukan PK Atas Putusan Soal PKPI

Dua kapal yang mengalami kendala teknis di Selat Bali ini tak sampai mengganggu arus penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk.

Usai bertolak ke Pelabuhan Ketapang, kedua kapal kemudian diperiksa sebelum diperbolehkan kembali ke lintasan.

"Kami sudah terima laporan dari anggota di lapangan, memang benar ada dua KMP yang mengalami trouble dan kandas di sekitar Pura Segara Gilimanuk. Meskipun demikian, arus penyeberangan di Selat Bali tetap mengalir," kata Yuliani.

Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas