Saat Ditangkap Nenek yang Buka Praktik Aborsi Dijemput Bukan Kayak Pelaku Kriminal
Nenek yang akrab dipanggil mbah ini dibawa oleh anggota Satuan Reserse Polresta Bandar Lampung Jumat lalu, 4 Mei 2018
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Mbah S yang diduga membuka praktek aborsi di Jalan Sejahtera 4 Kelurahan Sumberejo Kemiling, ternyata dijemput polisi bersama dua pasiennya.
Sunar, Ketua RT 9 tempat tinggal Mbah mulanya mengaku kaget.
Tiba-tiba saat adzan magrib ada anggota polisi menghampiri rumahnya.
"Ya saya gak tahu, tiba-tiba ada anggota polisi meminta izin dan memberikan print surat akan menjemput Mbah," ujarnya saat ditemui, Senin 7 Mei 2018.
Sunar, mengatakan jika penjemputan ini atas dasar dugaan adanya praktek aborsi.
"Saya kaget, kan beliau ini spesialis pijit capek dan anak," ungkapnya.
Kendati demikian, lanjutnya, tujuh anggota menjemput mbah dengan dua orang pasiennya.
"Seinget saya, Mbah itu dijemput biasa, ya gak kayak pelaku kriminal, enggak, beliau bersama satu cewek pakai jilbab masih muda, dan seorang laki-laki," katanya.
Kata Sunar, ketiganya dibawa oleh polisi, dan hingga kini belum ada kabar.
Baca: Papi Mami Jajakan PSK di Kalibata City Berkedok Pijat Tradisional, Ini Tarifnya
"Terakhir Jumat itu, katanya akan memberi tahu informasi, tapi saya juga gak tahu hingga sampai sekarang gak ada kabar," tutupnya.
Polresta Bandar Lampung meringkus seorang nenek yang diduga membuka praktek aborsi di Jalan Sejahtera 4 Kelurahan Sumberejo Kemiling.
Nenek yang akrab dipanggil mbah ini dibawa oleh anggota Satuan Reserse Polresta Bandar Lampung Jumat lalu, 4 Mei 2018.