Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bripka Rendra Pencegat Pelaku Bom di Mapolrestabes Surabaya Lewati Masa Kritis Pasca Operasi

Rendra terpaksa harus menjalani operasi akibat terkena ledakan bom di pintu utama Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) pagi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fatkul Alamy
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Bripka Rendra Pencegat Pelaku Bom di Mapolrestabes Surabaya Lewati Masa Kritis Pasca Operasi
Surya/Fatkul Alamy
Kondisi Bripka Rendra pasca operasi. SURYA/FATKUL ALAMY 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Empat polisi menjadi korban serangan bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya, salah satunya Bripka Rendra.

Dia merupakan polisi yang mengalami luka paling parah dibanding tiga temannya.

Rendra terpaksa harus menjalani operasi akibat terkena ledakan bom di pintu utama Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) pagi.

Dia harus naik ke meja operasi RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Baca: Biasanya Cepat Pulang Selepas Misa, Go Derbin Ariesta Ternyata Jadi Korban Ledakan Bom di Gereja

"Kondisi membaik, bisa komunikasi pasca operasi pembersihan serpihan bom. Sekarang dipindah di ruang Teratai (RSUD Dr Soetomo)," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa pagi.

Barung menjelaskan, Rendra inilah yang menahan laju motor pelaku menerobos masuk Polrestabes.

Dia merupakan anggota yang mengalami luka paling parah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kondisi kritisnya sudah dilewati," kata Barung. (Surya/Fatkhul Alamy)

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas