Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BREAKING NEWS - Warga Aceh Diimbau Tunda Perjalanan ke Medan, Ada Apa?

Didi atau lokasi jalan nasional yang putus berada sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Subulussalam atau 6-7 kilometer dari perbatasan Lae Ikan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in BREAKING NEWS - Warga Aceh Diimbau Tunda Perjalanan ke Medan, Ada Apa?
Istimewa
Jalan Aceh-Medan putus total di kawasan Buluh Didi, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Sabtu (26/5/2018). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Khalidin

TRIBUNNEWS.COM, SUBULUSSALAM - Masyarakat Aceh yang ingin melakukan perjalanan menuju Medan, Sumatera Utara via Kota Subulussalam maupun sebaliknya ada baiknya menunda dulu.

Pasalnya, badan jalan yang putus di wilayah Pakpak Bharat tepatnya, Simpang Lae Merempat, Buluh Didi lewat Pos Polisi Jalan Raya (PJR) Sabtu (26/5/2018) sore tadi.

Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga yang melintas dan mengabarkan via akun medsos facebooknya.

"Kami beritahukan kepada seluruh masyarakat Aceh Singkil, Manduamas, Pakpak Bharat dll. Jalan lintas Kabupaten Pakpak Bharat menuju Aceh putus total tepatnya di Simpang Lae Merempat lewat Pos PJR Buluh Didi.terima kasih," tulis Akun Facebook Tekap Si'mamgger.

Berdasarkan sejumlah foto yang dishare tampak kondisi jalan nasional putus total.

Sebuah jembatan di sana menganga sehingga tak dapat dilintas semua jenis kendaraan.

Rekomendasi Untuk Anda

Belum diketahui kapan jalur ini tuntas dikerjakan.

Namun diyakini jika jalur Aceh-Medan via Kota Subulussalam atau pantai barat selatan ini akan lumpuh total.

Sekadar diketahui, Buluh Didi atau lokasi jalan nasional yang putus berada sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Subulussalam atau 6-7 kilometer dari perbatasan Lae Ikan (Gajah Putih).

Jalur ini berada di kawasan Kecamatan Sitelle Tali Urang Jehe.

Lantaran itu, bagi masyarakat Aceh yang sedang menuju Medan via Kota Subulussalam ada baiknya menunda perjalanannya seraya tetap memantuai informasi kapan jalur tersebut berhasil diperbaiki.

Hingga jelang malam ini, cuaca di Kota Subulussalam dan sekitarnya masih diwarnai hujan dan tak jarang gemuruh petir.

Cuaca ekstrem ini menjadi faktor utama terjadinya longsor dan pohon tumbang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas