Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Terduga Teroris di Probolinggo Ternyata Seorang PNS Penyuluh Pertanian

Oknum penyuluh pertanian itu, Gatot dikenal baik di lingkungan sekitar dan tidak pernah bertindak tak lazim

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Terduga Teroris di Probolinggo Ternyata  Seorang PNS Penyuluh Pertanian
Surya/Galih Lintartika
Tim Gabungan Densus 88, Polda Jatim, dan Polres Probolinggo mengeluarkan sebuah koper dari rumah orangtua AG, terduga teroris di Probolinggo, Jumat (18/5/2018) malam 

Laporan Wartawan Surya Galih Lintartika

 
TRIBUNNEWS.COM, PROBOLINGGO  - Penangkapan terduga teroris di Probolinggo terus berlanjut.

Pada Selasa (29/5/2018) petang, Tim Densus 88 dibantu jajaran Polri dan TNI menangkap tiga terduga teroris di tiga tempat berbeda.

Satu terduga teroris tercatat sebagai PNS penyuluh pertanian Kabupaten Probolinggo.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad menjelaskan, ketiga orang tersebut adalah Gatot Sulistio (54), warga Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces; Kamal (52), warga Desa Maron dan; Buchori (49), warga Desa Maron Kidul Kecamatan Maron Kidul, Kabupaten Probolinggo.

“Mereka ditangkap tanpa perlawanan. Dan langsung dibawa ke Mapolda Jatim. Salah satu terduga teroris merupakan oknum PNS,” kata Fadly.

Fadly menambahkan, dari penangkapan itu, petugas menyita sejumlah barang bukti, yakni laptop, pipa, sejumlah telepon seluler, flashdisk, modem, 1 plastik mitasi baut, 1 botol madu, pipa besar, tas, dan avometer.

Baca: Terduga Teroris di Tasikmalaya Berprofesi Sebagai Tukang Las

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Hasyim Asyari menerangkan, Gatot tercatat sebagai PNS penyuluh pertanian di Kecamatan Kuripan.

Ia tak pernah menyangka bahwa Gatot adalah terduga teroris sehingga dibawa Densus 88 Anti-teror Polri.

“Yang kami tahu dia bekerja dengan baik dan tidak berbuat aneh,” katanya.

Seorang tetangga Gatot yang tak mau menyebutkan namanya mengatakan, Gatot dikenal baik di lingkungan sekitar dan tidak pernah bertindak tak lazim.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas