Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polda Sulsel Segera Tetapkan Dua Tersangka Lagi Kasus Penipuan Jemaah Umrah PT Abu Tours

Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel segera menetapkan dua tersangka lagi dalam kasus penipuan jamaah umrah Abu Tour.

Polda Sulsel Segera Tetapkan Dua Tersangka Lagi Kasus Penipuan Jemaah Umrah PT Abu Tours
Tribun Timur/Darul Amri
Mantan manajer Keuangan Abu Tours, MK (40) ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Sulsel, Jumat (20/4/2018). TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel segera menetapkan dua tersangka lagi dalam kasus penipuan jamaah umrah Abu Tour.

"Ada dua tersangka baru di kasus ini, tapi saya belum bisa sebutkan," ungkap Kabid Humas Polda Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Sabtu (7/7/2018).

Dua tersangka baru itu belum bisa disebutkan Kombes Dicky karena masih menjadi rahasia penyidik Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Sulsel.

"Nanti kita lihat saja siapa-siapa yang bakal ditetapkan sebagai tersangka, ya bisa jadi ini Senin (besok), tapi memang ada dua tersangka lagi," lanjut Dicky.

Baca: Skenario Menghilangnya Nining 1,5 Tahun Lalu Ternyata Direncanakan Sang Ibu dengan Seseorang

Informasi yang dihimpun Tribun Timur, dua tersangka baru itu ialah orang dekat Abu Hamzah dan satu lagi mantan pejabat Abu Tour.

Dalam kasus penipuan yang dilakukan Abu Tours kepada puluhan ribu jemaah, Polda Sulsel sebelumnya telah menetapkan dua tersangka lain pada awal tahun ini.

Mereka adalah bos besar atau CEO PT Abu Tours, Hamzah Mamba alias Abu Hamzah (37) bersama mantan Manajer Keuangan Abu Tours, M Kasim (43).

Penetapan tersangka baru ini, karena sebelumnya, penyidik melakukan gelar perkara ada kesimpulan dan petunjuk yang mengarah dua tersangka baru.

Baca: Bupati Rita Tak Ingin Stres Seperti Ayahnya saat Jalani Hukuman di Balik Penjara

Dicky Sondani menjelaskan, tersangka baru yang bakal ditetapkan nanti akan diketahui dengan Undang Undang (UU) Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

"Nah, tersangka baru ini kita arahkan terhadap tindak pidana pencucian uang (TPPU), karena jelas dengan alat bukti yang penyidik punya itu," tambah Dicky.

Saat ini, kedua tersangka sebelumnya Abu Hamzah dan Kasim masih ditahan di Rutan Polda.

Berkas keduanya masih diproses dan statusnya masih p19. (dal)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas